Indonesia Punya 23 Persen Mangrove Dunia, tapi 52 Persen di Antaranya Rusak

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Indonesia Punya 23 Persen Mangrove Dunia, tapi 52 Persen di Antaranya Rusak
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Ruang Serbaguna Gedung Smart Library Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Ruang Serbaguna Gedung Smart Library Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Baca: Vicky Lumentut Hadiri Pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Dalam rilis Humas Pemkot, Jumat (21/9) berdasarkan data dari Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman, Indonesia memiliki 23 persen mangrove dunia. Tetapi, dari jumlah tersebut, 52 persen dalam keadaan rusak dan kritis.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Ruang Serbaguna Gedung Smart Library Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/9/2018).
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Ruang Serbaguna Gedung Smart Library Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/9/2018). ()

"Isu mengenai mangrove, tidak hanya berskala nasional tapi juga internasional karena perannya yang besar dalam kehidupan. Misalnya, mangrove bisa jadi alat mitigasi bencana tsunami dan abrasi laut," ujar Menko Kemaritiman.

Baca: Pemkot Manado Dukung Pelestarian Mangrove, Vicky Lumentut Minta Semua Pihak Terlibat

Mangrove memiliki manfaat mendukung pembangunan ekonomi biru, mendukung terciptanya pelabuhan hijau ramah lingkungan serta mengurangi emisi gas rumah kaca demi tercapainya tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). 

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved