(VIDEO) Pengamat Media Sosial Beberkan Alasan Path Tutup, Kesalahan di Masa Lalu

Melalui sambungan telepon pada Senin (17/9/2018) malam, Nukman berujar bahwa fenomena ini adalah kesalahan Path di masa lalu.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak yang kaget mengenai akan ditutupnya akun jejaring sosial Path.

Pasalnya, Path sudah mengucapkan salam perpisahan 'The Last Goodbye'di laman akunnya pada Senin (17/9/2018).

Path mengeluarkan pengumuman resmi bahwa akun Path memang benar-benar akan ditutup.

Dilansir Tribun Video dari Kompas.com, pengamat media sosial Nukman Luthfie mengatakan tutupnya akun Path tersebut lantaran Path mengingkari konsepnya sendiri.

Melalui sambungan telepon pada Senin (17/9/2018) malam, Nukman berujar bahwa fenomena ini adalah kesalahan Path di masa lalu.

Path awalnya memiliki konsep teman akrab, yakni hanya membatasi pertemanan sebanyak 150 orang saja.

Path sebagai media sosial hadir dengan menawarkan keunggulan yang bersifat sangat personal, berbeda dengan media sosial lain yang saat itu sedang trend seperti Facebook dan Twitter yang dapat berteman dengan sesama pengguna hingga ribuan bahkan jutaan pengguna.

Path memberi jawaban pada media sosial lainnya didasarkan pada sebuah teori psikologi bahwa seorang individu hanya mampu berteman dekat dengan sejumlah orang terbatas yakni 150 orang.

"Ketika Path datang itu disambut meriah, karena orang butuh bebas bicara, bebas ngobrol hanya dengan 150 orang tanpa mengganggu yang lain," kata Nukman.

"Ya itu bagusnya, ketika itu muncul heboh kan, banyak yang pindah ke sana," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved