Mor: Ada Fasilitas Kaum Difabel di Jalur Hijau

Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan mengakui infrastruktur Kota Manado bagi kaum disabilitas belum memadai.

Mor: Ada Fasilitas Kaum Difabel di Jalur Hijau
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Fasilitas kaum disabilitas di balai Kota Manado, foto beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan mengakui infrastruktur Kota Manado bagi kaum disabilitas belum memadai.

Namun saat ini pemerintah kota sedang dalam pembangunan fasilitas publik.

"Dulunya memang belum ada, ini kami baru mau mulai, sesuai anggaran yang ada. Ini sementara membangun trotoar di jalur hijau boulevard yang desainnya bagi penyandang disabilitas," ujarnya.

Anggaran tahun ini sudah jalan untuk trotoar dulu meski belum selesai karena proses pembangunan lahan dan lain-lain. Yang pasti pihaknya berupaya untuk mendukung kaum disabilitas di Manado.

Baca: Pemkot Manado Bangun Jalur Hijau di Jalan Boulevard

Baca: Ini Pesan Asisten I Pemkot Manado kepada Lurah dan Pala Menjelang Pilpres 2019

Pemerintah Kota Manado tengah membangun jalur hijau di Jalan Boulevard Manado.
Pemerintah Kota Manado tengah membangun jalur hijau di Jalan Boulevard Manado. (TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN)

Jalur Hijau

Pemerintah kota membangun jalur hijau sepanjang 300 meter di kawasan Boulevard Manado. Ada anggaran Rp 4 miliar untuk pembebasan jalur hijau di Jalan Piere Tendean tersebut.

Sekretaris Kota yang juga Kepala Dinas PUPR Bart Assa lur hijau tersebut sangat berguna bagi pejalan kaki di Kota Manado. Pemkot akan menata jalur hijau tersebut, membuat senyaman mungkin.

"Akan ada taman di jalur hijau ini agar wajah kota semakin indah. Pun dengan pejalan kaki akan lebih nyaman melewati jalur ini," ujarnya.

Baca: Penerimaan CPNS 2018, Pemkot Manado Buka 199 Formasi, Ini Rincian dan Cara Upload Dokumen

Baca: Terkait Turis Jatuh di Lubang Trotoar, Pemkot Manado Minta Maaf, Trotoar Langsung Diperbaiki

Sejumlah warga mengaku setuju dengan pembangunan jalur hijau ini. Apalagi Boulevard memang jalur sibuk. Seperti pengakuan mahasiswa asal Unsrat, Didi. Jika hendak ke Megamas dari Mantos, ia naik mikro.

"Padahal cuma dekat kan. Kalau sudah ada jalur hijau mungkin saya mau jalan. Karena nyaman, tak panas. Kalau sekarang tak ada tempat berteduh. Mungkin juga warga lain juga demikian," ucapnya. (fin)


Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved