Imigrasi Periksa Warga Tiongkok yang Diamankan Kodim 1303/BM

Kantor Imigrasi Kelas III dan Tim Pora selalu aktif berkoordinasi terkait adanya orang asing di Bolaang Mongondow Raya.

Imigrasi Periksa Warga Tiongkok yang Diamankan Kodim 1303/BM
Kantor Imigrasi Kelas III dan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) selalu aktif berkoordinasi terkait adanya orang asing di Bolaang Mongondow Raya (BMR). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Kantor Imigrasi Kelas III dan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) selalu aktif berkoordinasi terkait adanya orang asing di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

"Kami dan Tim Pora terus berkoordinasi ketika menemukan adanya orang asing tanpa izin di wilayah Bolaang Mongondow raya," ujar Joni Rumagit Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu pada Jumpa Pers di Kantornya Kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (19/09/2018) sore.

Koordinasi yang dilakukan Kodim 1303/BM misalnya menjadi bagian dari Tim Pora, Kodim 1303/BM menyampaikan kepada Imigrasi terkait diamankannya seorang warga Cina yang tak bisa menunjukkan surat-surat resmi.

"Kami menerima informasi tersebut kemudian pihak Kodim 1303/BM menghubungi kami untuk segera menjemput WNA tersebut," ujar Joni.

Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok bernama Xue Jifa diamankan Kodim 1303/BM pada Selasa (18/9/2018) pukul 11.27 Wita di Desa Purworejo Kecamatan Modayag Kabupaten Boltim.

Xue Jifa diamankan bersama seorang perempuan yang merupakan WNI karena tidak bisa menunjukkan Paspor Asli. Keduanya pun dibawa ke Makodim 1303/BM.

Pihak Imigrasi kemudian menjemput dan membawa keduanya ke Kantor Imigrasi. Disana mereka diperiksa. Dan setelah diperiksa ternyata Xue Jifa bisa menunjukkan paspor yang asli. "Alasannya mungkin mereka hanya ingin menunjukkan kepada pihak tertentu," ujar Joni.

Informasi ini pun langsung disampaikan kepada Komandan Kodim (Dandim) 1303/BM.

"Kita periksa dan ditunjukkan Paspor atas nama Xue Jifa
dengan nomor G54Q208907 berkebangsaan Cina. Paspor berlaku sejak 5 Agustus 2011 sampai 4 Agustus 2021. Yang mendatangkanya yakni PT Mutiara Indah Construction di Jakarta Pusat," ujar Joni.

Tujuan datang untuk melakukan penjajakan kerjasama peternakan sapi dengan satu warga Indonesia yang masih diselidiki pihak Imigrasi.

Halaman
12
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved