Oknum Anggota Polres Bolmong Dilaporkan Dugaan Kasus 480 KUHP

Seorang anggota kepolisian Polres Bolaang Mongondow dilaporkan karena terlibat dugaan kasus 480 KUHP

Oknum Anggota Polres Bolmong Dilaporkan Dugaan Kasus 480 KUHP
Ist
Pelapor saat berada di ruang propam Polres Bolmong dan Mobil yang diduga sudah diganti pelat nomor 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

KOTAMOBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu orang anggota Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong) dilaporkan terlibat dugaan kasus 480 KUHP.

Arlen Hosni Matindas (32) warga Tungoi Kecamatan Lolayan melaporkan seorang oknum anggota polisi bernama Repi Bado.

Dalam laporan polisi nomor : LP/02/IX/2018/SIE PROPAM, pelapor menerangkan bahwa pada Kamis 14 September 2018 pelapor melakukan pencarian roda empat merk Suzuki R3 tipe AV1414F DX M/T/2014. Nomor rangka MHYKZE61SEJ21606 dan Nomor mesin K14BT1119552 warna merah metalik dengan nomor polisi DM 1302 EA.

"Saya melakukan pencarian mobil tersebut karena sudah tidak mengangsur selama 12 bulan dan sudah dijual tanpa sepengetahuan BCA Finance," ujar Arlen kepada Tribun Manado saat ditemui di Coffee Town, Senin (17/9/2018) sore.

Setelah dilakukan pencarian, unit roda empat tersebut ada di tangan anggota Polri.

"Dia bernama Repi Bado. Beralamat di Desa Kopandakan. Saya melakukan negosiasi dengan anggota polri tersebut tepatnya di rumah orangtuanya di Kelurahan Molinow. Akan tetapi yang bersangkutan tidak memberikan mobil tersebut," ujar dia.

Pasal 480 KUHP yang dimaksud yakni berisi.

Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

1). Barang siapa membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan, atau menyembunyikan sesuatu benda, yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan.
2). Barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda, yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bolaang Mongondow AKBP Gani Siahaan mengatakan laporan tersebut akan ditindaklanjuti.

"Sama perlakuannya di mata hukum. Asal terbukti," ujar kapolres.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved