Diculik dan Dirudapaksa 12 Orang, Gadis 19 Tahun Ini Kesulitan Bicara

Seorang gadis berusia 19 tahun dilaporkan kesulitan bicara karena terluka setelah dirudapaksa 12 pria

Diculik dan Dirudapaksa 12 Orang, Gadis 19 Tahun Ini Kesulitan Bicara
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO,ID, MAHENDRAGARH - Seorang gadis berusia 19 tahun di Mahendragarh, India, dilaporkan kesulitan bicara karena terluka setelah dirudapaksa 12 pria.

Menurut penuturan ibunya seperti dikutip Daily Mirror, gadis yang tak disebut identitasnya itu dirudapaksa selama delapan jam.

Media lokal seperti Times of India memberitakan, gadis itu diculik di perhentian bus Rabu pekan lalu (12/9/2018).

Dia dibawa ke sebuah rumah, di mana dia sempat diberikan air sebelum dimasukkan ke mobil, dan dibawa ke tempat lain yang berjarak 40 kilometer.

Baca: Gadis 12 Tahun di Manado Disekap dan Dirudapaksa Sopir Angkot, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Di sana, sudah menunggu para pelaku yang langsung merudapaksa gadis itu. Para pelaku membawanya ke perhentian bus dan membuangnya.

Salah satu pelaku lalu menelepon keluarga gadis itu untuk menjemputnya. Ibu korban berujar, putrinya menderita luka di punggung, bahu, dan kemaluan.

"Dia juga mendapat luka di tenggorokan yang membuat dia tak bisa bicara ataupun mengunyah makanan," kata ibu remaja itu.

Polisi menerangkan, mereka berhasil mengidentifikasi tiga dari 12 pemerkosa. Yakni Pankaj, Nishu, dan Manish.

Dilaporkan insiden itu menuai kemarahan publik karena pelaku yang bernama Pankaj diketahui adalah seorang tentara.

Panglima Komando Barat Daya Letjen Cherish Mathson kepada NDTV menegaskan militer India tidak akan melindungi penjahat.

"Jika memang ada tentara yang terlibat, kami bakal menangkap dan menjeratnya dengan pasal pemerkosaan," kata Mathson.

India Today melaporkan, keluarga gadis itu amat marah karena kepolisian dianggap bergerak lambat dengan belum menangkap pelaku.

Artikel Ini Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul “Diperkosa 12 Orang Selama 8 Jam, Gadis 19 Tahun Sulit Bicara”

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved