Dari Dalam Gereja Ali Mochtar Ngabalin Titip Pesan Damai Ini untuk Warga Indonesia, Tolak Intoleran!

Dalam video tersebut Ngabalin di dampingi para Jemaat terlihat berada dalam Gereja, ia mengaku dalam waktu dekat Jokowi akan...

Dari Dalam Gereja Ali Mochtar Ngabalin Titip Pesan Damai Ini untuk Warga Indonesia, Tolak Intoleran!
Ali Mochtar Ngabalin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan sekaligus politikus Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, beberapa waktu lalu memilih memilih mundur dari kepengurusan Partai Golkar setelah dia diangkat menjadi Komisaris PT Angkasa Pura I. 

"Kalau komisaris itu regulasi ya. Undang-undang menjelaskan, bahwa saya harus berhenti dari kepengurusan DPP Golkar. Itu kita harus dalam rangka memberi pembelajaran juga bagi yang lain. Jadi, saya memang sejak awal memilih untuk membantu presiden," kata Ngabalin di sela Workshop Nasional Anggota F-PG DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota se-Indonesia di RedTop, Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (20/7).

Ngabalin mengaku baru bisa menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai pengurus dan bacaleg Partai Golkar kepada Airlangga Hartanto di sela acara workshop tersebut. Dia beralasan karena sebelumnya sibuk sebagai Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan.

Dengan keputusan pilihannya ini, otomatis Ngabalin juga mundur sebagai bakal calon legislatif dari Partai Golkar untuk Pileg 2019. "Otomatis saya tidak bisa ikut caleg," katanya.

Ngabalin mengakui, dirinya telah mengetahui dan diajak bicara soal rencana pengangkatan dirinya ini sejak awal tahun. "Sudah lama, awal-awal tahun ini sudah ada pembicaraan ini. Ini biasa saja. Ini tentu kepercayaan sama seperti orang lain diangkat jadi direktur, presiden komisaris dan lain-lain," kata Ngabalin.

Pantauan Tribun, pada Jumat malam, laman PT Angkasa Pura I, www.ap1.cp.id telah memuat nama Ali Mochtar Ngabalin sebagai Anggota Dewan Komisaris bersama lima orang lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin yang belum lama ditunjuk sebagai Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, kembali diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris PT AP I. Ngabalin menggantikan Selby Nugraha Rahman yang telah menjabat anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I sejak 25 Oktober 2015.

PT Angkasa Pura I (Persero) adalah sebuah perusahaan BUMN yang memberikan pelayanan lalu lintas udara dan bisnis bandar udara di Indonesia yang menitikberatkan pelayanan pada kawasan Indonesia bagian tengah dan kawasan Indonesia bagian timur. Perusahaan pelat merah itu bertugas mengatur dan mengoperasionalkan 13 bandar udara, 5 anak perusahaan (PT Angkasa Pura Hotel, PT Angkasa Pura Logistik, PT Angkasa Pura Properti, PT Angkasa Pura Suport, dan PT Angkasa Pura Retail), serta 1 Strategic Business Unit (Ngurah Rai Commercial SBU).

Pengangkatan dan pemberhentian komisaris ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SK-210MBU/07/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Komisaris serta Penetapan Komisaris Independen PT Angkasa Pura I (Persero) tertanggal 19 Juli 2018.

Pengangkatan tersebut sempat menjadi tanda tanya mengingat Partai Golkar baru saja memasukkannya dalam daftar bacaleg untuk Pileg 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Politikus kelahiran fakfak, Papua Barat, 49 tahun itu menjadi bacaleg Partai Golkar untuk Daerah Pemilih Sulawesi Tenggara.

Halaman
123
Penulis: Valdy Suak
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help