Bank Syariah Pasang Strategi Jaga Laba

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali mengerek bunga penjaminan 25 basis poin (bps) menjadi 6,5%. Selain itu, suku bunga

Bank Syariah Pasang Strategi Jaga Laba
kontan
Bank Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali mengerek bunga penjaminan 25 basis poin (bps) menjadi 6,5%. Selain itu, suku bunga bank sentral, BI 7 Days Reserve Rate telah naik menjadi 5,5%. Kenaikan bunga ini memberikan pengaruh pada profitabilitas bank syariah dan unit usaha syariah perbankan.

Para pelaku bisnis perbankan syariah pun memutar otak untuk menjaga profitabilitas. Direktur Bisnis BNI Syariah Dhias Widhiyati mengaku kenaikan LPS rate akan menekan net imbalan.

Sebab meski LPS rate naik, BNI Syariah tidak otomatis menaikkan margin, atau bagi hasil pembiayaannya.
Artinya, hingga saat ini BNI Syariah belum menaikan nisbah. "Net imbalan hingga Agustus, 2018 di posisi 7,25%. Sebagai perbandingan, net imbalan di Desember 2017 sebesar 7,58%. Hingga akhir tahun diproyeksi di posisi 7,11%," ujar Dhias kepada KONTAN.

Agar tetap profit, Dhias menyatakan, BNI Syariah akan sangat selektif memberikan spesial nisbah ke nasabah baik nasabah dana pihak ketiga (DPK) maupun pembiayaan. Selain itu, BNI Syariah akan terus memperbesar dana pihak ketiga yang berbiaya murah.

Direktur Utama BCA Syariah John Kosasih mengatakan saat ini net imbalan di BCA Syariah berada di posisi 4,5% hingga 5%. Guna mempertahankan profit dan menjaga hingga akhir tahun, BCA Syariah akan meningkatkan porsi dana murah. Artinya manajemen akan mendorong porsi dana pihak ketiga dalam bentuk giro dan tabungan.

Selain itu, manajemen akan terus mendorong transaksi dana giro dan tabungan agar semakin banyak. Bank juga bermaksud meningkatkan pembukaan rekening baru maupun transaksi. "Target kami current account saving account (CASA) hingga akhir tahun tumbuh antara 15% sampai 20%," ujar dia. Hingga saat ini pertumbuhan CASA di BCA Syariah mencapai kisaran 15% hingga 16%.

John mengaku selain optimalkan dana murah, BCA Syariah juga akan mengoptimalkankan fee based income. Meski hingga saat ini kontribusi fee based income terhadap pendapatan BCA Syariah masih kecil.

Syariah Banking CIMB Niaga punya cara lain. "Untuk mempertahankan net operation margin (NOM) kami lebih aktif dalam transaksi-transaksi sindikasi, transaksi trade finance, dan sebagainya," ujar Pandji Djajanegara, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga. Namun Ia tidak merinci posisi NOM CIMB Niaga Syariah saat ini.

Ilustrasi
Ilustrasi (NET)

BPD Menahan Kenaikan Bunga Kredit Konsumer

Bank pembangunan daerah (BPD) belum mau menaikkan bunga kredit konsumer. Di tengah himpitan kenaikan bunga acuan, BPD ingin mempertahankan bunga kredit konsumer.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help