torang kanal

Diah Nur Cahyani Memaknai Slogan Torang Samua Basudara

Menjaga persatuan keberagaman suku dan budaya di Sulut, menjadi tanggung jawab bagi penyandang gelar Boba Bolsel 2018

Diah Nur Cahyani Memaknai Slogan Torang Samua Basudara
Tribun manado / Andreas Ruaw
Diah Nur Cahyani 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menjaga persatuan keberagaman suku dan budaya di Sulut, menjadi tanggung jawab bagi penyandang gelar Boba Bolsel 2018 bernama Diah Nur Cahyani.

Sebagai penganut agama muslim gadis yang akrab disapa Diah ini tidak merasa sendirian di antara kaum mayoritas yang ada di Sulut.

Kepada Tribun Manado, mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat ini mengaku bahwa dirinya merasa enjoy saja, bahkan senang bergaul dengan masyarakat dari beragam budaya.

Baca: Torang Kanal - Veibyolla Nicolin Pitoy Prihatin Kasus Pembuangan Bayi

"Karena saya yakin warga Sulut mendukung penuh semboyan torang samua basudara, artinya tidak memandang dia beragama apa, pekerjaannya apa, kaya atau miskin kita semua tetap bersaudara," ungkap Anak ke 3 dari 3 bersaudara ini.

Diah juga yakin dengan tingkat toleransi di Sulawesi Utara sudah tidak perlu diragukan lagi.

"Toleransi antar-umat beragama di provinsi Sulawesi Utara khususnya di kota manado saat ini sangat aman, dimana masyarakat yang ada meskipun beda agama tapi tidak mempermasalahkan hal tersebut," ujar pemilik akun instagram @diahnung. (eas)

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved