Banyak Pilih Ikut CPNS, Pengamat di Sulut Sarankan Pemerintah Beri Insetif untuk Karyawan Swasta

Lantaran tergiur dengan gaji dan tunjangan, serta peluang usaha yang bisa didapatkan di luar ASN.

Banyak Pilih Ikut CPNS, Pengamat di Sulut Sarankan Pemerintah Beri Insetif untuk Karyawan Swasta
ISTIMEWA
Robert Winerungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih primadona warga Sulawesi Utara (Sulut).

Lantaran tergiur dengan gaji dan tunjangan, serta peluang usaha yang bisa didapatkan di luar ASN.

Itu disampaikan oleh Robert Winerungan, pengamat ekonomi dari Unima, Minggu (16/09/2018).

Ia mengatakan, cara agar warga bisa lebih tertarik menjadi karyawan swasta adalah dengan pemberian tunjangan atau insentif kepada karyawan swasta.

"Coba pemerintah berikan juga insentif kepada karyawan swasta," jelasnya.

Atau minimal saat pensiun atau saat pemutusan hubungan kerja, karyawan swasta bisa mendapatkan tunjangan pensiun yang besarannya sama dengan ASN.

"Namun insentifnya diberikan kepada karyawan tidak melalui perusahaan, karyawan yang tercatat, namun melalui lembaga penjamin semisal BPJS Ketenagakerjaan, yang sumbernya dari APBN," jelasnya.

Sehingga daerah tidak perlu menggunakan anggaran untuk insentif tersebut.

Sehingga, dengan tunjangan atau jaminan hari tua yang menjanjikan, ia meyakini banyak yang akan memilih untuk bekerja sebagai karyawan swasta.

"Nah dengan begitu, jumlah peminat ASN bisa berkurang, dan pemerintah daerah juga bisa mengurangi beban belanja pegawai," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help