Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

(VIDEO) Dahnil Anzar: Tak Usah Di-bully, Akan Lahir dan Populer Jokowi English

Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah memuji bahasa Inggris Presiden Joko Widodo.

Editor: Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah  memuji bahasa Inggris Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitter-nya, @Dahnilanzar, Jumat (14/9/2018).

Dahnil Anzar mengatakan bahwa banyak pihak yang mem-bully Bahasa Inggris Jokowi.

Namun menurutnya, itu merupakan Bahasa Inggris dan pengucapan khas Jokowi.

Ia meminta semua pihak tak mempermasalahkan Bahasa Inggris tersebut.

Menurutnya, hal tersebut bisa memunculkan 'Solo English' atau 'Jokowi English'.

Baca: (VIDEO) Dituding Pro Terhadap Sistem Khilafah, Prabowo Sebut Itu Merupakan Isu yang Picik

"Berbagai pihak membully bahasa Inggris Pak Jokowi, justru saya melihat dengan bahasa Inggris gaya dan pronuncation ala Pak Jokowi, bila diambil hikmahnya dan kita tidak repot membully, maka akan lahir dan populer Solo English, atau Jokowi English. Paten kan?" tulis Dahnil Anzar.

Beberapa netizen pun turut meninggalkan komentar atas pernyataan Dahnil Anzar tersebut.

@bknojekbiasa: Org luar itu ga mempermasalahkan pronounce nya dia... Krn mrk juga paham kl english not his mother tounge language... Tapi esensi dari pidato nya... Jgn kan pak jokowi, di inggris aja ada yg aksen nya jauh berbeda seperti org2 di liverpool (scouse)...

@NUpadhana: mudah-mudahan orang luar juga berpikiran begitu, jadi nggak malu2in

@ahadisatria16: Klo ga bs bhs Inggris ga usah maksa, Soeharto, Erdogan aja ga kehilangan wibawa meski ga pake bhs Inggris

Diketahui, Kubu Prabowo-Sandi menantang Jokowi-Ma'ruf untuk debat menggunakan Bahasa Inggris.

Baca: (VIDEO) Ridwan Kamil Alih dari Dukungan Prabowo ke Jokowi, Ini Komentar Ratna Sarumpaet

"Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9/2018), dilansir dari Kompas.com.

Menurutnya, pemimpin Indonesia akan bertemu dan banyak bicara pada forum Internasional nantinya.

Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Indra Hakim Hasibuan, mendukung rencana tersebut.

"Kami sangat mendukung. Bahkan, sebaiknya juga debat berbahasa Arab dan tes baca Al-qur'an perlu dilakukan," kata Indra Hakim, Jumat (14/9/2018) dilansir dari Tribunnews.

Simak video diatas!(Tribun Video/Aprilia Saraswati)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved