Vanili Masih Jadi Komoditi Termahal di Sulut

Berdasarkan pantauan Disperindagkop Sulut di sejumlah pemasok harga untuk jenis komoditi ketela pohon Rp 5.500 per kilogram.

Vanili Masih Jadi Komoditi Termahal di Sulut
Ist
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey di Kebun Vanili 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga sejumlah komoditi di Kota Manado mulai stabil.

Berdasarkan pantauan Disperindagkop Sulut pada 13 September kemarin, di sejumlah pemasok harga untuk jenis komoditi ketela pohon Rp 5.500 per kilogram.

Sementara untuk jagung pipilan kering Rp 6 ribu per kilogram, tomat apel Rp 3.500 per kilogram.

Baca: Sektor Perkebunan Kelapa Menjanjikan, Gubernur Olly Ungkap Rencana Pembangunan Industri Sabut Kelapa

Komoditi cengkih masih bercokol pada harga Rp 95 ribu per kilogram dan untuk kopra sudah lebih membaik yitu Rp 6 ribu per kilogram.

Vanili menjadi komoditas termahal di Sulut saat ini, satu kilogramnya berharga Rp 3 juta.

Gubenur Sulut, Olly Dondokambey turun tangan mengolah kopra
Gubenur Sulut, Olly Dondokambey turun tangan mengolah kopra (Ist)

Sementara untuk pala yang menjadi komoditas andalan Sulut, khusus untuk pala biji masih berkisar Rp 65 ribu per kilogram. Sedangkan untuk fuli sudah mencapai Rp 130 per kilogram.

Baca: Harga Kopra Turun, Pemprov Buka Keran Ekspor Buah Kelapa

"Semua harga tergolong cukup, dibandingkan dengan hari kemarin belum ada perubahan sama sekali," jelas Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut Hanny Wajong, Jumat (14/9/2018).

Ia mengatakan, perubahan harga bisa saja terjadi tergantung beberapa hal di antaranya perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar. (amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved