Uskup Makassar Sebut Hubungan dengan Keuskupan Manado Lebih Dalam

Uskup Keuskupan Agung Makassar John Liku Ada mengatakan, hubungan dengan Keuskupan Manado jauh lebih dalam dari sekadar hubungan provinsi gerejawi.

Uskup Makassar Sebut Hubungan dengan Keuskupan Manado Lebih Dalam
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Foto Uskup Suwatan dan Uskup Liku Ada (Kiri dan Kanan Uskup Rolly) 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Uskup Keuskupan Agung Makassar John Liku Ada mengatakan, hubungan dengan Keuskupan Manado jauh lebih dalam dari sekadar hubungan provinsi gerejawi.

Di mana keuskupan sufragan Manado "di bawah" Keuskupan Agung Makassar.

Itu dikatakannya saat memberi sambutan bersama Uskup Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC selesai misa puncak perayaan syukur Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado, Jumat (14/09/2018).

"Dari tahun 1919-1937 vikariat apostolik celebes (Sulawesi) dilayani tarekat MSC. Setelah Prefektur Apostolik Makassar didirikan tahun 1937 justru Keuskupan Makassar dilayani CICM. Jadi MSC mengandung Keuskupan Makassar tapi dilahirkan CICM," katanya

"Keuskupan" Manado dulu juga mengirim penolong-penolong.

Keturunan mereka seperti Pastor Marsel Rarun dan Pastor Aloysius Pondaag.

"Uskup pribumi pertama Keuskupan Agung Makassar juga dari Manado yaitu Uskup Lumanauw. Juga uskup untuk Kupang dan Amboina sekarang orang Manado," katanya.

Ia mengatakan ada dua alasan mengapa akhirnya Makassar menjadi Keuskupan Agung.

Pertama karena geografis, ibu kota Sulawesi saat itu.

"Kedua, kekatolikkan di bawah langsung dari Malaka. Raja Gowa yang pertama memeluk Islam, yaitu Sultan Alauddin (1591-1638), kakeknya Hasanudin serta beberapa raja penggantinya memberikan kebebasan kepada umat Katolik," ujarnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help