Siloam Hospitals Manado Gelar Donor Darah Menjelang Hari PMI

Puluhan kantong darah berhasil terkumpul di ex management office Siloam Hospital Manado, dalam acara donor darah, Jumat (14/9/2018)

Siloam Hospitals Manado Gelar Donor Darah Menjelang Hari PMI
Tribun manado / Christian Wayongkere
Rumah Sakit Siloam Manado menggelar donor darah dalam rangka Hari PMI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puluhan kantong darah berhasil terkumpul di ex management office Siloam Hospital Manado, dalam acara donor darah, Jumat (14/9/2018)

Veronica Ticonuwu bagian pemasaran rumah sakit Siloam Manado koordinator pelaksanaan donor darah mengatakan, darah yang berhasil terkumpulkan dari masyarakat umum, staf RS Siloam Manado dan pendonor lainnya.

"Donor darah ini dalam rangka hari palang merah Indonesia (PMI) yang akan jatuh pada tanggal 17 September 2018 mendatang," tutur Veronica kepada Tribun Manado di sela-sela pelaksanaan acara donor.

Baca: (VIDEO) Siswa SDH Antusias Dengar Cara Jaga Kesehatan Gigi-Mulut dari Dokter Siloam Hospital Manado

Pelaksanaan itu diselenggarakan oleh rumah sakit Siloam Manado dengan palang merah Indonesia (PMI) provinsi Sulawesi Utara.

Puluhan kantong darah yang berhasil terkumpul pemanfaatannya didistribusikan ke PMI untuk melalui screaning, jika layak kembali akan didistribusikan ke rumah sakit.

Sebelum mendonor, harus lebih dulu mengisi formulir, periksa tekanan darah dan golongan darah dan pertanyaan lain di petugas PMI, kemudian dilakukan pengambilan darah oleh petugas. "Standard 300 cc untuk pendonor," tambahnya.

Terpantau, para pendonor usai mendonorkan darahnya mendapat asupan kolak kacang ijo, telur rebus, susu dan vitamin.

Dr Stephanie Porong seorang peserta donor mengungkapkan, sudah yang kesembilan kalinya donor darah. Dokter di Rumah Sakit Siloam Manado ini mengungkapkan pengalaman pertama kali berdonor.

Baca: Kini Gerai Khusus Peserta Asuransi Mandiri Inhealth Hadir di RS Siloam Manado

"Tidak gugup, karena keinginan mendonor untuk kemanusiaan dan melihat bagaimana berartinya pasien membutuhkan darah yang sulit dicari," kata Stephanie.

Dokter ini juga punya cara tersendiri agar tidak muncul rasa takut. Caranya saat donor hilangkan fokus berdonor dengan cara fokus ke yang lain. Jangan fokus di jarum atau petugas yang sedang bekerja karena akan tersugesti hingga ketakutakan. (crz)

Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help