Lansia Warga Tombatu Gantung Diri, Alasannya Ditulis Korban di Secarik Kertas

Demas Rondonuwu (50), warga Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, nekat mengakhiri hidupnya.

Lansia Warga Tombatu Gantung Diri, Alasannya Ditulis Korban di Secarik Kertas
ISTIMEWA
Demas Rondonuwu (50) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMBATU - Demas Rondonuwu (50), warga Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, nekat mengakhiri hidupnya.

Ia ditemukan tewas gantung diri di rumah saudaranya yang ada di Desa Mundung Satu, pada Jumat (14/09/2018) dini hari.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Tombatu Iptu Wensy Saerang SE, mengungkapkan bahwa korban gantung diri ditemukan pada Jumat (14/09/2018) pukul 05.00 Wita pagi dalam kondisi tergantung pada balok kayu dapur rumah milik saudara korban.

“Kondisi meninggal dunia dalam posisi tergantung pada seutas tali yang diikatkan pada balok kayu dapur rumah milik saudara korban di Desa Mundung Satu, Kecamatan Tombatu Timur, pada Jumat pagi pukul 05.00 Wita,” ungkap kapolsek.

Demas Rondonuwu ditemukan pertama kali oleh kakak kandungnya, Maxi Rondonuwu (53).

Maxi kemudian melaporkan kejadian ini pada pemerintah desa setempat dan melanjutkan informasi ke piket Polsek Tombatu.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan kejadian gantung diri ini dengan mendatangi TKP, melakukan proses identifikasi dan evakuasi. Hasil pemeriksaan pihak medis Puskesmas Molompar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambah kapolsek.

Dari keterangan keluarga dan kerabat, diketahui bahwa korban selama ini depresi akibat penyakit tukak lambung yang dideritanya selang beberapa tahun terakhir ini.

“Korban depresi akibat penyakit menahun yang dideritanya yaitu tukak lambung. Hal tersebut dituliskan korban pada secarik kertas sebelum korban mengakhiri hidupnya,” tutup Iptu Wensy.(Tribunmanado.co.id/Andrew Alexander Pattymahu)

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help