Ingat Oknum Polisi yang Pesta Sabu Bersama Bandar Narkoba? Cuma Dihukum Minta Maaf Lho

Di luar dugaan banyak orang, ternyata sanksinya hanya sekedar permintaan maaf.

Ingat Oknum Polisi yang Pesta Sabu Bersama Bandar Narkoba? Cuma Dihukum Minta Maaf Lho
TRIBUN MEDAN
Polisi bernama Bripka Dicky yang pernah heboh di media sosial karena videonya yang berpesta narkoba bersama bandar narkoba tersebar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polres Deliserdang diketahui sudah selesai menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap anggota polisi bernama Bripka Dicky yang pernah heboh di media sosial karena videonya yang berpesta narkoba bersama bandar narkoba tersebar.

Di luar dugaan banyak orang, ternyata sanksinya hanya sekedar permintaan maaf.

Saat ini ia pun sudah kembali aktif bertugas.

Kasi Propam Polres Deliserdang, Iptu Fredi Siagian menyebut saat ini Bripka Dicky sudah di tempatkan di Satuan Sabhara Polres.

Pada saat melakukan perbuatan tidak terpuji itu yang bersangkutan masih bekerja di Unit Reskrim Polsek Galang.

Disebut kalau putusan sidang KKEP terhadap Dicky dijatuhkan pada 2 Agustus lalu.

"Iya benar sudah putus. Putusannya dia disuruh untuk meminta maaf kepada instansi Polri dan pihak-pihak yang dirugikan. Ya sudah sebulan lebih juga diputus karena 2 Agustus itu terakhir,"ujar Fredi Siagian Jum,at, (14/09/2018).

Fredi menjelaskan permintaan maaf sudah dilakukan oleh Dicky dengan cara ketika apel mengucapkannya dihadapan para personil lain. Disebut putusan terhadap Dicky itu sudah sesuai dengan ketentuan pada sidang kode etik. Ia berharap agar kasus seperti ini tidak kembali lagi terulang.

Berdasarkan catatan Tribun, sidang KKEP terhadap Bripka Dicky yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Arnis Syafni Yanti sempat batal digelar pada akhir Maret lalu.

Hal ini lantaran saat akan menjalani sidang yang bersangkutan tidak hadir memenuhi panggilan dengan alasan sakit. Sidang kode etik dilakukan sesuai arahan dan saran dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Sumut.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help