Bawaslu Ungkap Masalah Suara Tak Sah, Hasil Evaluasi Pilkada 2018 Ada 778 Ribu Suara ‘Hilang’

Frits Siregar Anggota Bawaslu RI menyoal banyaknya suara tak sah dalam perhelatan pemilu.

Bawaslu Ungkap Masalah Suara Tak Sah, Hasil Evaluasi Pilkada 2018 Ada 778 Ribu Suara ‘Hilang’
Tribun manado / Ryo Noor
Evaluasi Pilkada Serentak 2018 dan Prospek Pemilu 2019 di Ruang C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Frits Siregar Anggota Bawaslu RI menyoal banyaknya suara tak sah dalam perhelatan pemilu.

Hal itu ia sampaikan untuk menjadi bahan evaluasi menghadapi Pileg dan Pilpres 2019.

Di Pilkada serentak 2018 lalu, ada 778 ribu suara tak sah.

"Pilkada hanya memilih dua atau 3 peserta, tapi hampir 800 ribu suara hilang," kata Siregar saat seminar Evaluasi Pilkada Serentak 2018 dan Prospek Pemilu 2019 di Ruang C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (14/9/2018).

Merujuk ini, maka kemungkinan suara tidak sah akan makin meningkat jika harus melalui Pileg 2019.

Ada 5 kertas suara yang akan dicoblos, kertas suara pemilihan presiden, Anggota DPD RI, Anggota DPR RI, Anggota DPRD provinsi dan Anggota DPRD kabupaten/kota

Baca: AIPI Manado Gelar Seminar Evaluasi Pilkada 2018

Untuk pilih anggota DPR misalnya, ada 16 partai politik peserta pemilu, kemudian tiap partai terdiri dari kolom-kolom berisi nama caleg

"Berapa banyak potensi kesalahan namun tidak hingga menjadikan suara tidak sah, ini harus kita evaluasi dan jadi pekerjaan rumah bersama," kata dia.

Ada dua persoalan yang harus dicarikan solusi, pertama bagaimana pemilih agar bisa datang ke tempat pemungutan suara, dan kedua bagaimana pemilih bisa memilih dengan benar.

"Kita belum masuk pada materi dari esensi pemilu yang baik, tapi baru masuk proses administrasi seorang dapat memilih," kata Siregar

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help