21 Kasus Pencopetan Dilaporkan Selama 2018 di Polda Sulut, Bitung Pengoleksi Terbanyak

Sedangkan untuk Kota Manado, Sulawesi Utara, ada di urutan kedua terbanyak.

21 Kasus Pencopetan Dilaporkan Selama 2018 di Polda Sulut, Bitung Pengoleksi Terbanyak
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Kombes Pol Ibrahim Tompo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus pencopetan di Sulawesi Utara (Sulut) masih lumayan tinggi.

Pasalnya, sejak Januari hingga Agustus 2018 sudah ada 21 kasus pencopetan yang dilaporkan di Polda Sulut.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo ketika dihubungi TribunManado.co.id, Jumat (14/09/2018), dari 21 laporan tersebut, Kota Bitung jadi pengoleksi terbanyak.

"Paling banyak di Kota Bitung. Kurang lebih ada 11 laporan di sana. Tapi sudah ada beberapa pelaku yang ditangkap," ujarnya.

Sedangkan untuk Kota Manado, Sulut, ada di urutan kedua terbanyak.

"Tapi di Manado hanya terjadi pada akhir tahun, mulai dari September sampai Desember," ucapnya.

Ketika ditanyakan apakah para pelaku bergerak secara terorganisir, perwira tiga melati ini mengaku mereka kebanyakan adalah pemain tunggal.

"Kecuali jambret, karena butuh pengendara. Tapi kalau copet paling banyak pemain tunggal," aku dia.

Ia juga menghimbau agar masyarakat bisa lebih waspada apalagi saat ini sudah memasuki akhir tahun.

"Usahakan jika pakai dompet ada rantai ke pinggang. Agar ketika mereka beraksi masyarakat bisa mengetahuinya," tandas dia. (Tribun Manado/Nielton Durado)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved