Hamdi Siap Mati usai Habisi Istri: Sakit Hati Korban Pulang Dini Hari

Motif pembunuhan ibu di Desa Ayong, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow kian terang.

Hamdi Siap Mati usai Habisi Istri: Sakit Hati Korban Pulang Dini Hari
tribun manado
Hamdi Derek mendekam di balik jeruji besi sel tahanan Mapolres Bolmong, Rabu (12/9/2018). 

PEMBUNUHAN di Desa Ayong mengundang reaksi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong.

Peristiwa yang terjadi Selasa (11/9/2018) sekitar pukul 01.30 Wita itu, menyebabkan Sunarti Mamonto (35) tewas dengan luka tusuk di bagian perut.

Kepala DP3A Bolmong, Farida Mooduto mengatakan, mengutuk keras tindakan pelaku. "Mengutuk keras perbuatan pelaku dan meminta agar dihukum seberat beratnya," ujar Farida kepada tribunmanado.co.id, Rabu kemarin.

Ia mengaku sedih atas kejadian ini. Menurutnya, tak habis pikir mengapa seorang suami tegah membunuh istri. DP3A akan mengawal kasus ini sampai selesai dan berharap kejadian serupa tak terjadi lagi di Bolmong.

"Kami akan memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban. Selanjutnya kepada keluarga untuk tetap sabar dan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada petugas yang berwajib dalam memproses kasus penganiayaan sampai terbunuhnya korban," tutupnya.

Sangadi Ayong Jibral Van Gobel meminta petugas untuk memberikan hukuman berat kepada tersangka. "Pemerintah desa juga meminta seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang akan berhadapan dengan hukum serta menjaga keamanan desa," ungkapnya.

Ia menambahkan, almarhum Sunarti dan tersangka Hamdi diketahui tak pernah terdengar adanya permasalahan. Bahkan menurut para tetangga, kehidupan keluarga mereka normal sama seperti keluarga lainnya.

Para tetangga tak pernah mendengar adanya masalah keluarga di antara mereka berdua. Farida juga turut hadir saat pemakaman almarhum kemarin sekaligus mewakili pemerintah bersama Sangadi Desa Ayong Jibral Van Gobel.

Orley Charity Sualang
Orley Charity Sualang (ISTIMEWA)

Orley: Kurangi Kecemasan Anak

Kekerasan di dalam rumah tangga yang dilihat anak bisa menimbulkan trauma. Menurut psikolog, Orley Charity Sualang SPsi MA, ada beberapa langkah yang perlu dilalukan untuk mengatasi trauma.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help