Satgas Hentikan 10 Entitas Tak Berizin: Saatnya Beli Saham Murah

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi

Satgas Hentikan 10 Entitas Tak Berizin: Saatnya Beli Saham Murah
kontan
Pantau saham 

"Ini masalah struktural, karena ekspor kebanyakan barang komoditas, sedang impor bahan baku dan barang modal," papar dia.

Beli saham murah

Meski begitu, lanjut Hans, ini sebenarnya pertanda baik bagi ekonomi Indonesia. Banyak belanja bahan baku dan modal menunjukkan perekonomian sedang tumbuh. Hal ini akan direspons positif oleh pelaku pasar.

Asing juga akan melihat potensi Indonesia ke depan. "Pasar bakal fluktuasi, namun prospek Indonesia masih bagus," imbuh Hans.

Perusahaan pengelola investasi BlackRock Inc. juga menilai Indonesia masih menarik. Head of Asian & Global Emerging Market Equities BlackRock Andrew Swan, seperti dikutip Bloomberg, menilai fundamental Indonesia masih positif. BlackRock terutama mengambil posisi overweight di saham perbankan.

Menurut Hans, pasar yang tengah terkoreksi bisa dimanfaatkan investor untuk masuk pada harga yang murah. "Komoditas akan kuat, seperti CPO karena kebijakan B20. Lalu, emiten batubara dan timah akan bagus. SRIL juga menarik, karena porsi ekspornya besar," ujar dia.

Sedang William menyarankan investor masuk ke saham sektor konsumer, yang defensif terhadap penurunan ekonomi. Contohnya UNVR, SIDO dan MYOR. Dia mematok target harga jangka panjang UNVR di Rp 50.000, SIDO di Rp 1.000 dan MYOR Rp 4.000 per saham.

Kepala Riset PT Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe juga menilai, momen pelemahan indeks bisa dimanfaatkan untuk masuk ke saham berkapitalisasi besar yang harganya sudah murah. "Bisa beli saham penggerak indeks, seperti BBRI, BBNI, TLKM, UNVR, ASII, BMRI dan BBCA," ujar dia.

Menurut Kiswoyo, target harga jangka panjang saham BBRI di level Rp 4.000, BBNI di Rp 10.000, dan TLKM di Rp 5.000. Sedangkan target harga UNVR di level Rp 50.000, ASII di Rp 8.500, BBCA di Rp 25.000 dan BMRI di Rp 8.000.  (Yoliawan Hariana/Grace Olivia Sihombing)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help