Reza Gemetar Lihat Ayah Aniaya Ibu: Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri

Sulawesi Utara masih rawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Masih hangat dalam ingat kita, kisah tragis Daud Solambela (7),

Reza Gemetar Lihat Ayah Aniaya Ibu: Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri
tribun manado/infografis:alex taroreh
Kronologi kasus suami habisi istri di Desa Ayong, Bolmong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK – Sulawesi Utara masih rawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Masih hangat dalam ingat kita, kisah tragis Daud Solambela (7), bocah Desa Sendangan, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa yang dihabisi ayah kandung Ventje Solambela pada pertengahan Agustus lalu.

Tak kalah miris cerita Tanwin Hungopa (29), Sabtu (1/9/2018). Ibu rumah tangga asal Desa Benjeita, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara harus dirawat lantaran wajahnya ditempelkan setrika oleh sang suami berinial HK (34).

Tenggat 10 hari, Minggu (11/9/2018) pukul 02.00 Wita, Desa Ayong, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow geger. Hamdi Derek (43) tega membunuh sang istri, Sunarti Mamonto (35). Motif sementara peristiwa itu diduga Hamdi cemburu terhadap wanita yang dinikahinya itu.

Menurut Afgan Sareja Derek (9), anak angkat pasangan nahas ini, dia bersama ibu dan ayah tidur di kamar belakang, pukul 01.00 Wita. Tak berselang lama, Afgan tiba-tiba terbangun karena badannya tertindih oleh sang ibu.
Ia melihat ayah memukul ibu dengan kedua tangan secara membabi buta. Ayah mengambil cairan kimia dan disiramkan ke arah

Ati, sapaan akrab sang ibu. Ia merasa takut sehingga keluar melalui pintu belakang (dapur) berlari ke arah rumah kakek untuk meminta pertolongan.

Informasi yang diperoleh, Hamdi adalah suami ketiga dari Ati. Mereka belum dikeruniai anak. Hamdi dan Ati mengandopsi anak angkat, Reza. Namun Ati sudah memiliki empat anak hasil dari dua kali pernikahan sebelumnya. Keempat anak Ati tersebut tinggal berasama kakek, Rajab Mamonto (58), ayah Ati.

Hamdi Derek, tersangkah pembunuh istri di Desa Ayong diperiksa penyidik Polres Bolmong, Selasa (11/9/2018).
Hamdi Derek, tersangkah pembunuh istri di Desa Ayong diperiksa penyidik Polres Bolmong, Selasa (11/9/2018). (tribun manado)

Menurut keterangan saksi, Sudio Halim (42), saat itu, ia sedang tidur di rumah pukul 01.30. Ia terbangun mendengar suara teriakan. Ia keluar dari rumah dan melihat di rumah keluarga Derek-Mamonto berkumpul sekitar lima orang. Ia melihat Sunarti tergeletak serta berlumuran darah di depan pintu rumah.

Menurut Rajab Mamonto (58), ayah korban, ia sedang tidur, mendengar ada suara sang cucu, Reza, panggilan si kecil. "Tete.. tete...tete... dia papa dengan mama ada bakalae (kakek papa dan mama berkelahi)," ujar Rajab menirukan ucapan sang cucu.
Ia langsung bergegas menuju ke rumah anak. Saat tiba di rumah itu, Rajab mendapati lampu dimatikan. Ia memanggil nama korban sambil mencarinya ke dalam kamar. Anaknya tidak menyaut. Ia menyalakan lampu dan mendapati korban tergeletak di depan pintu depan dalam kondisi berlumuran darah.

Sang ayah langsung berteriak minta tolong. Tak lama kemudian datang beberapa warga di sekitar rumah korban. Mereka mencoba membantu, sayang nyawa ibu muda ini tak tertolong lagi.

Menurut keterangan Dokter Yurike Sunaryo, korban mengalami luka tusukan di perut kiri bawah mengena usus sepanjang 8 sentimeter. Kemudian luka robek kepala kiri dan jari kanan. Penyebab korban meninggal karena mengalami pendarahan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved