Praseno Keluhkan Inspektorat Kekurangan Auditor, tak Bisa Mengaudit Semua Perangkat Daerah

Ia merinci tugas audit inspektorat mencakup 45 perangkat daerah belum termasuk unit pelaksana tugas dinas atau badan

Praseno Keluhkan Inspektorat Kekurangan Auditor, tak Bisa Mengaudit Semua Perangkat Daerah
Praseno Hadi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Inspektorat masih sulit menjangkau seluruh instansi di bawah naungan Pemprov Sulut dalam hal kerja audit.

Demikian disampaikan Praseno Hadi, ketika bersua Komisi I DPRD Sulut membahas APBD Perubahan 2018, Rabu (12/9/2018).

Di Sulut ada 200 SMA/SMK Negeri, Inspektorat baru bisa memeriksa 50 SMA/SMK

"Tenaga kita cuma 80 orang," ujar dia.

Ia merinci tugas audit inspektorat mencakup 45 perangkat daerah belum termasuk unit pelaksana tugas dinas atau badan

"Perangkat daerah pun hanya kita bisa jangkau sepertiganya saja," kata mantan Kepala Badan Keuangan Pemprov Sulut ini

Secara kasar dari gambaran pada awal tahun, Inspektorat hanya mengaudit 12 dari 45 perangkat daerah.

Sesudah begitu, tiap tahun anggaran berjalan, Inspektorat harus mereview laporan keuangan seluruh perangkat daerah sebelum diaudit Badan Pemeriksa Keuangan.

Untuk tugas urusan pemerintahan, Inspektorat juga wajib mengevaluasi pemerintah kota kabupaten.

Masalahnya ada pada tenaga auditor

"Kendala kita juga selain tenaga waktu, efektif untuk pemerikaaan tahun ini cuma sampai 10 Desember 2018," kata dia.

Biarpun dijejali anggaran, tak akan bisa ditunjang jika tanpa sumber daya manusia dan waktu.

Belum tentu, kata Praseno tiap tahunnya satu perangkat daerah dapat giliran diperiksa, apalagi target harus dua kali dalam setahun masih sulit tercapai. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved