Perbankan Ikut Cicipi Kenaikan Transaksi Belanja Online

Tak heran banyak kalangan yang ikut masuk dalam bisnis ini. Termasuk juga para bankir yang ikut meningkatkan transaksi perbankan di e-commerce.

Perbankan Ikut Cicipi Kenaikan Transaksi Belanja Online
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Bisnis e-commerce terus berkembang. Tak heran banyak kalangan yang ikut masuk dalam bisnis ini. Termasuk juga para bankir yang ikut meningkatkan transaksi perbankan di e-commerce.

BNI misalnya, yang sampai dengan Agustus 2018 lalu mencatatkan pertumbuhan transaksi mencapai tujuh kali lipat dari segi jumlah transaksi. Direktur Ritel Banking BNI Tambok P.S. Simanjuntak mengatakan, jumlah dana pada rekening BNI baik secara tabungan maupun giro pada e-commerce ikut meningkat setidaknya dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Bila merinci, sampai posisi Agustus 2018 total transaksi e-commerce BNI sudah mencapai 16,6 juta transaksi. Jumlah tersebut sudah mendekati realisasi sepanjang tahun 2017 yang mencapai 21,5 juta transaksi. Adapun, BNI memproyeksikan tahun ini total transaksi e-commerce dapat mencapai 31,1 juta.

Bank Mandiri juga mencatatkan transaksi e-commerce sampai dengan akhir Juli 2018 saja sudah mencapai Rp 12 triliun. Walau tidak merinci besaran pertumbuhan, Senior Vice President Transaction Banking and Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan jumlah tersebut terus meningkat tiap periodenya.

Hal ini sejalan dengan langkah Bank Mandiri yang membidik e-commerce dan online payment sebagai mesin pencetak pertumbuhan pada bisnis transaksi. "Transaksi ini didapat dari sejumlah merchant market place, ritel dan travel online yang bekerjasama dengan Bank Mandiri," ungkapnya.

Bank berlogo pita emas ini memang sudah menggandeng sebanyak 2.000 lebih merchant e-commerce sebagai payment point. Jumlah ini akan terus meningkat hingga akhir tahun.

Sementara Kepala Divisi Bisnis Kartu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Budi Santoso mengatakan pihaknya sudah mendorong transaksi e-commerce jauh sejak tahun 2014 silam.

"Konsep kami harus secure. Artinya tiap transaksi akan dikirimkan one time password (OTP) ke handphone yang terdaftar," ujar Budi.(ktn/Marshall Sautlan)

Editor: Herviansyah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help