Media Asing Bongkar Konspirasi Kejahatan Uang Besar di Pemerintahan Era SBY

Artikel tersebut ditulis oleh John Berthelsen, editor sekaligus pendiri Asia Sentinel, sebuah media Asia yang berbasis di Hongkong.

Media Asing Bongkar Konspirasi Kejahatan Uang Besar di Pemerintahan Era SBY
YOUTUBE
Disebut Beralih ke Prabowo Tanpa Izin, Begini Kata SBY 

Sumber dana tak wajar ini disebut memberi J Trust sumber daya untuk membeli Bank Century, yang dulunya diambil alih oleh pemerintah, direkapitalisasi setelah ratusan jutaan dolar dicuri, dan berganti nama menjadi Bank Mutiara pada tahun 2009.

Lucunya, sumber dana J Trust, di Bursa Saham Tokyo, tidak pernah diidentifikasi.

Dana tersebut seharusnya digunakan oleh J Trust untuk membeli Bank Mutiara dari LPS pada tahun 2014.

Sementara itu pihak yang melayangkan gugatan Weston International Capital Ltd yang berbasis di Mauritius adalah pihak yang gagal dalam lelang itu bersama dengan beberapa bank lain.

Analisis 488 halaman itu menuduh para pejabat Indonesia melakukan kecurangan pembelian dan menyetujui bahwa J Trust lah yang "cocok dan layak" untuk menjalankan bank itu meskipun mereka konon tidak pernah menjalankan bank komersial.

Laporan itu juga menyebut J Trust sebenarnya telah terlibat dalam skandal besar Livedoor Credit di 2005 di Tokyo.

Seperti yang dilaporkan Asia Sentinel, tidak ada bukti bahwa J Trust pernah membayarkan dana sebesar USD 366,67 juta untuk membeli bank.

Catatan LPS menunjukkan bahwa J Trust membayar hanya 6,8 persen dari jumlah itu, atau sekitar USD 24,14 juta dimuka.

Pembayaran itu diduga 33 hari setelah tanggal penjualan yang disebutkan.

Sisanya dilunasi Bank Indonesia melalui surat promes pinjaman syariah (promisorry note) melalui LPS.

Halaman
1234
Editor: Valdy Suak
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved