Kebakaran Hutan di Wilayah Bolmong Diduga Ada Unsur Kesengajaan

Kebakaran hutan terjadi di lahan Bukit Lombangin, tepatnya di Desa Inobonto Kabupaten Bolmong, Selasa (11/9) malam.

Kebakaran Hutan di Wilayah Bolmong Diduga Ada Unsur Kesengajaan
IST
Kebakaran hutan terjadi di lahan Bukit Lombangin, tepatnya di Desa Inobonto Kabupaten Bolmong, Selasa (11/9) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Kebakaran hutan terjadi di lahan Bukit Lombangin, tepatnya di Desa Inobonto Kabupaten Bolmong, Selasa (11/9) malam.

Kebakaran itu diduga disengaja oleh oknum tak bertanggungjawab.

"Setiap tahun, hutan ini sering terbakar, jadi ini sudah menjadi hal yang biasa bagi warga sekitar. Bahkan kuat dugaan motif pembakaran lahan itu, dilakukan untuk membersihkan lahan, tanpa memikirkan dampaknya yang sangat berbahaya," ungkap sejumlah warga Bolmong, Selasa (11/9) malam.

Kepala BPBD Bolmong Haris Dilapanga mengatakan, hingga pukul 23:30 malam, api belum bisa di padamkan karena keterbatasan peralatan. Selain itu, angin dilokasi tersebut sangat kencang.

"Personil kami turun ke lokasi bersama teman-teman Babinsa tapi belum bisa berbuat banyak untuk memadamkan nyala api, apalagi kondisi api sangat besar," ungkapnya.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 8 hektar.

"Ini memang sudah menjadi kebiasaan warga pesisir pantai utara yang suka membakar lahan menjelang pergantian musim kemarau ke musim hujan," jelasnya.

Dijelaskan, sesuai pantauan visual personil TRC, meski belum bisa dipadamkan, kondisi api mulai mengecil dan yang mengarah ke pemukiman warga sudah diantisipasi masyarakat setempat.

Informasi terbaru, pagi ini api sudah padam.

Pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat dan selalu mengsosialisasikan hal ini, tapi tetap saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang membakar lahan.

"Nanti api sudah menjalar kemana-mana baru mulai sibuk menghubungi BPBD dan Instansi terkait. Dan pasti agak susah mencari oknum pelaku karena tidak ada yang mau mengaku," katanya mengakhiri.

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved