Inilah Cara Korsel Membangun Keindahan Sungai Cheonggyecheon yang Dikagumi Dunia

Dalam lawatannya ke Seoul, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri berkunjung ke Sungai Cheonggyecheon

Inilah Cara Korsel Membangun Keindahan Sungai Cheonggyecheon yang Dikagumi Dunia
(KOMPAS.com/Devina Halim/Dok: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo saat menyusuri Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan, Selasa (11/9/2018). 

Hasilnya, Pemerintah Seoul menyingkirkan jalan layang di atas sungai. Mereka juga menggali kembali sungai yang telah terkubur di bawah jalan selama lebih dari 30 tahun.

Pemerintah Seoul juga membangun ekosistem buatan baru sebagai pelengkap sungai.

Konstruksi ini selesai hanya dalam waktu 2,5 tahun. Sungai Cheonggyecheon akhirnya kembali menampakkan wujudnya.

Baca: Bangun Jalan Layang Boulevard II ke Ring Road Butuh Dana Rp 300 Miliar

Ruang baru ini kini memiliki panjang lebih dari 8 kilometer dengan taman seluas 400 hektar.

Pada 2005, Sungai Cheonggyecheon kembali dikenalkan ke publik Seoul.

Tantangan pembangunan

Salah satu tantangan terbesar dalam membangun kembali sungai ini adalah menyingkirkan sisa pembangunan jalan layang.

Selain itu, pemerintah juga harus menyediakan jalan keluar bagi 160.000 kendaraan yang melintas di atas jalan tersebut setiap harinya.

Untuk mengatasi masalah transportasi, pemerintah Seoul lalu mengembangkan sistem Bus Rapid Transit secara besar-besaran. Layanan BRT juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik di Seoul.

Proyek ini tidak sekadar menyediakan fasilitas dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Lebih dari itu, pembangunan kembali Sungai Cheonggyecheon juga turut menjadi media edukasi bagi masyarakat tentang petingnya penggunaan transportasi publik.

Halaman
1234
Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved