Ini Kronologi Pembunuhan di Kaki Dian, usai Jatuh dari Motor Kepala Korban Dipukul Pakai Batu

Saksi Ari Yohanes Panambunan dan anggy Toling sementara bekerja menebang pohon di sekitar lokasi kejadian, mencium bau busuk

Ini Kronologi Pembunuhan di Kaki Dian, usai Jatuh dari Motor Kepala Korban Dipukul Pakai Batu
Tribun manado / David Manewus
Polres Minut menggelar konferensi pers pembunuhan di Kaki Dian, minahasa utara 

Korban tiba-tiba ingin turun dari sepeda motor karena rem dianggap tidak berfungsi dan cahaya redup, mereka cekcok karena itu.

"Tersangka tidak menghiraukan dan pada akhirnya tidak dapat mengendalikan laju sepeda motor sehingga keluar dari jalur dari jalan raya dan jatuh ke tebing. Tersangka dan korban terpisah juga karena suasana gelap," kata Alfaris.

Tersangka lalu mencari korban merayap dan meraba-raba.

Baca: Kasus Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Kaki Dian, Polres Minut Tetapkan NT Sebagai Tersangka

Setelah menemukan korban yang sudah tidak berdaya, tersangka mendekatkan telinga ke hidung korban untuk memastikan korban masih hidup dan ternyata korban masih bernafas.

Saat itulah, timbul niat tersangka untuk menghabisi nyawa korban.

Ia takut perbuatan "selingkuhnya" diketahui pacarnya (pacar lain) yang sudah hamil delapan bulan, ditambah rasa cemburu dan cara menghindar dari tanggungjawab akibat kecelakaan tersebut.

Tersangka meraba-raba sekitar, menemukan sebuah batu dan melepaskan ke dahi korban.

Korban sempat berteriak "ahh" dan memiringkan kepala ke kiri.

Tersangka langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian, pulang melalui jalan raya dan di situ pula tersangka mendapatkan tumpangan kontainer dan pulang ke rumahnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved