Dikejar Rentenir Hingga Memohon di PLN, Berikut Kisah Para Kepsek yang Dana Bos nya Belum Cair

Untuk menggerakkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, sejumlah kepsek terpaksa ngutang.

Dikejar Rentenir Hingga Memohon di PLN, Berikut Kisah Para Kepsek yang Dana Bos nya Belum Cair
TRIBUNMANADO/INDRI PANIGORO
Grace Punuh 

Sebenarnya ada cara lain yang bisa ditempuh yakni partisipasi orang tua berdasarkan kesepakatan.

Namun pihaknya enggan memakai cara itu karena rawan dibidik ombudsman.
'Pasti dibilang pungli," kata dia.

Seorang Kepsek SD sibuk mencari pinjaman sana sini untuk memberangkatkan anak didiknya mengikuti lomba nasional.

Ia melakukan itu dengan menanggung malu.

"Saya tak pernah berhutang sebelumnya, tapi saya tak tega
melihat siswa saya yang punya bakat dan tekat kuat tidak berangkat karena sekolah tak punya uang, " kata dia.

Kadis Pendidikan Sulut Grace Punuh melalui Manager BOS Melky Turang mengatakan, baru 18 SMA yang menerima dana BOS.

Penyebabnya beragam.

"Sebab utamanya adalah sekolah belum memasukkan laporan pertanggungjawaban dana BOS triwulan sebelumnya, tanpa itu kami tak bisa proses," ujarnya.

Melky menjanjikan dana bos tersebut cair paling lambat pekan depan.

Dikatakan Melky, pihaknya sementara menyusun anggaran perubahan sekolah untuk dana BOS.

Hal tersebut untuk menyinkronkan dana BOS dengan APBD yang mengalami perubahan.
"Sekolah harus masukkan dokumen perubahan anggaran, " kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved