Biro Perbatasan Kebagian Rp 550 juta di APBD-P, Rp 400 Juta Beli Mobil Dinas

Jemmy Gagola, Kepala Biro Perbatasan menjelaskan, instansinya kebagian Rp 550 juta di APBD Perubahan 2018.

Biro Perbatasan Kebagian Rp 550 juta di APBD-P, Rp 400 Juta Beli Mobil Dinas

"150 juta tambah peralatan gedung kantor komputer laptop dan printer. Hampir 6 bulan kita meminjam," kata dia.

Karena kebutuhan ini, maka Tim Anggaran Pemerintah Daerah mengalokasikan dana untuk Biro Perbatasan.

Selain itulah ada pula kegiatan yang dilakukan pergeseran dari anggaran di APBD Induk 2018.

Gagola mengatakan, harusnya di tahun ini ada pendataan penduduk Indonesia yang bermukim di Filipina. Pergeseran anggaran Rp 222 juta itu akan diplot pada dua kegiatan di dalam negeri

" Atas petunjuk pimpinan perjalanan ke Davao ditunda dulu ke prioritaskan dulu penanganan di provinsi. Akan lanjut ke luar negeri apabila sudah ada data dipegang," kata dia.

222 juta ini akan dilakukan untuk pendataan warga Filipina Sanger atau diistilahkan Pisang yakni warga yang tak punya kewarganegaraan yang jelas

Warga ini tersebar di Kabupaten di perbatasan, sekitar Manado, Bitung dan Minahasa Utara

Sebagian dana lainnya untuk identifikasi mengenai tol laut untuk lebih dioptimalisasi

"Sampai saat ini tol laut belum sebagaimana diharapkan. Kapal banyak kosong ketika kembali kecuali kapal datang. Banyak tidak bisa dibongkar karena sarana prasarana," kata dia.

Akan ada tim yang akan ikut memantau operasi kapal dan melakuakn identifikasi masalah. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help