Benarkah Kurang Tidur, Penyebab Gemuk yang Tak Disadari?

Seorang pria usia akhir 20-an datang ke ruang praktek karena penambahan berat badan yang tak terkontrol.

Benarkah Kurang Tidur, Penyebab Gemuk yang Tak Disadari?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Pembahasan

Selama ini para ahli telah mengetahui hubungan antara kekurangan tidur dan kerja shift dengan obesitas dan diabetes. Tidur yang tak sehat akan sebabkan gangguan pada hormon yang mengontrol selera makan dan rasa kenyang.

Mereka yang kurang tidur, tentu akan terlalu lelah untuk berolah raga dan lebih memilih makanan berkalori tinggi.

Bukti-bukti yang terus bertambah, menunjukkan bahwa buruknya kesehatan tidur akan akibatkan kegemukan. Belum lagi, obesitas sendiri merupakan faktor resiko yang memperburuk dengkuran dan akibatkan sleep apnea.

Kita tahu bahwa sleep apnea adalah penyebab dari hipertensi, berbagai penyakit jantung, stroke, kematian dan gangguan ereksi.

Para ahli masih terus meneliti dan mencoba mencari solusi masalah kesehatan ini, mengingat kehidupan modern yang terus mendorong irama kehidupan 24 jam. Haruskah kita menyerah pada jam biologis dan meniadakan shift malam? Ataukah di masa depan kita benar-benar bisa mengalahkan segala efek negatif dari gangguan tidur?

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help