6 Mitos Populer Seputar Tidur yang Masih Dipercaya

Setelah lelah beraktivitas seharian, tidur menjadi obat paling mujarab untuk mengumpulkan kembali energi yang terkuras.

6 Mitos Populer Seputar Tidur yang Masih Dipercaya
Ilustrasi tidur 

Semua orang butuh tidur delapan jam sehari

Hal ini paling banyak terdengar, dimana normalnya seorang dewasa sebaiknya tidur selama 7-8 jam dalam sehari untuk tidur yang berkualitas.

Faktanya, jumlah tidur yang dibutuhkan seseorang bergantung pada beragam faktor, termasuk jenis kelamin dan genetika.

Dr Neil Stanley selaku pakar tidur mengatakan kebutuhan tidur ibarat tinggi badan manusia.

"Kita semua berbeda, termasuk durasi tidur yang kita butuhkan, ditentukan secara genetis," paparnya.

Untuk mengetahui berapa lama durasi tidur yang kita butuhkan, Stanley menyarankan untuk melacak waktu tidur, berapa jam kita tidur dalam semalam dan bagaimana kualitas tidur kita setiap harinya.

Mengonsumsi keju bisa membuat orang mimpi buruk

Nyatanya, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung mitos ini.

Orang yang sensitif terhadap laktosa akan mengalami kesulitan untuk tidur jika mereka mengonsumsi susu dan produk turunannya seperti keju.

Ini terjadi karena terjadi penumpukan gas di perut yang menyebabkan kembung atau kram, bukan karena mimpi buruk.

Halaman
1234
Tags
mitos
tidur
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved