Vicky: 15 DPC Dukung Jokowi-Ma’ruf, Gerindra-PAN-PKS Abaikan Demokrat

Partai Demokrat Sulawesi Utara memilih dukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dewan Pimpinan Daerah

Vicky: 15 DPC Dukung Jokowi-Ma’ruf, Gerindra-PAN-PKS Abaikan Demokrat
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Vicky Lumentut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Partai Demokrat Sulawesi Utara memilih dukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Sulut beralasan langkah berseberangan dengan garis partai diambil untuk menjamin aspirasi dari pengurus kabupaten dan kota.

"Jadi hasil keputusan dari 15 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang ada, semua mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin,'' kata Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Vicky Lumentut, Senin (10/9/2018).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Demokrat Sulut, Dharmawati Dareho menambahkan, memang belum ada pernyataan resmi dari DPD Demokrat Sulut, tapi arah angin dukungan sudah ke Jokowi-Ma'ruf.

Meski ada kekecewaan dari partai koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Demokrat Sulut jalan terus. "Dalam berdemokrasi tidak harus serumpun, harus lihat psikologis setempat. Kita menganalisa politik melihat kondisi masyarakat juga," kata dia.
Sulut beda dengan daerah lain. Masyarakat Sulut masih merasa Jokowi yang terbaik saat ini, tidak memandang siapa pun

cawapresnya. Sejak awal memang arah angin dukungan Demokrat Sulut sudah ke Jokowi. "Tidak asal pembicaraan, ada hasil dengar pendapat dari DPC Demokrat di Sulut. Sebelum rapat pimpinan daerah (rapimda) di Tondano bulan lalu," kata dia. "Kita polling hampir semua DPC ke Jokowi dibanding Prabowo," ujar Dharmawati.

Jajak pendapat itu memang diinstruksikan DPP Demokrat untuk menentukan arah dukungan pilpres yang akan ikut menentukan hasil di pemilu legislatif. "Jadi tentunya mengusung presiden, sedikit banyak berpengaruh pada kerja kita di lapangan," ujar caleg DPRD Kota Manado ini.

"Kita ingin rebut hati dan suara rakyat. Rakyat suka Presiden Jokowi. Tidak dukung Pak Jokowi berarti tidak sejalan," kata dia lagi.
Partai Gerindra Sulut, mitra koalisi resmi Demokrat, tak ambil pusing dengan politik ‘dua kaki’ kader partai berlambang bintang mercy itu. Koalisi untuk Prabowo-Sandi yakin sikap PD itu tak berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas Prabowo-Sandi.

Tanggapan itu muncul setelah PD Sulut diberi dispensasi khusus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memilih Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. "Terserah mereka, kami tak ambil pusing," kata Bendahara Partai Gerindra Sulut, Juddy Moniaga kepada tribunmanado.co.id di sebuah rumah makan di Kawasan Jalan Sam Ratulangi, Manado, Selasa (10/9/2018).

Menurut Moniaga, hengkangnya Demokrat tidak berpengaruh signifikan pada kubu Prabowo di Sulut.
Sebut dia, Gerindra terus melakukan konsolidasi dan sejauh ini strategi pemenangan berjalan lancar. "Tidak ada pengaruhnya sama sekali, " kata dia.

Alvin Ruata, Wakil Sekretaris Partai Gerindra Sulut menambahkan, pihaknya tak kaget dengan sikap ‘dua kaki’ Demokrat. Sebut Alvin, dalam edisi pemilihan calon legislatif sebelumnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menampilkan gaya berpolitik yang sama.

"Jadi itu sama sekali bukan hal yang baru, pernah terjadi dan terbukti tidak mendampak apa-apa, " kata dia.
Malah, kata dia, Demokrat sering kena batunya
akibat gaya politik tersebut. "Boleh-boleh saja tapi tanggung sendiri konsekuensinya, " kata dia.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved