Rupiah Melemah terhadap Dolar, Menkeu: Justru Negara Untung

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indarwati menyatakan kondisi APBN 2018 justru surplus saat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar

Rupiah Melemah terhadap Dolar, Menkeu: Justru Negara Untung
Youtube
Hari Terakhir Lapor SPT, Sri Mulyani Cek Kantor Pajak, Hasilnya Begini 

Dengan demikian, Sri Mulyani melihat rata-rata nilai tukar Dolar AS tersebut masih di bawah asumsi yang digunakan dalam RAPBN 2019 mendatang, yaitu senilai Rp 14.400.

Dalam laporan kepada DPR pada Agustus lalu, pemerintah sudah menyampaikan asumsi dasar untuk menentukan RAPBN 2019. Di antaranya pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen, inflasi sebesar 3,5 persen, nilai tukar Rupiah terhadap kepada Dolar AS sebesar Rp 14.400, dan tingkat suku bunga sebesar 5,3 persen.

Selain itu, meskipun ada gejolak eksternal yang membuat Rupiah terus terkoreksi, tapi ada faktor dari dalam negeri yang menahan mata uang Garuda tidak semakin anjlok.

"Misal dari perpajakan, penerimaan berada di atas 15 persen pada Agustus 2018, itu paling tinggi dalam tiga bulan terakhir," ucapnya.

"Dengan kondisi nilai tukar rupiah yang lebih tinggi dari asumsi 2018, kami melihat justru penerimaan cukup tinggi dan konsisten," imbuhnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani mengakui pelemahan Rupiah berpengaruh cukup signifikan bagi belanja subsidi pemerintah untuk listrik dan bahan bakar minyak masyarakat.

Meski begitu, ia memastikan belanja subsidi sudah diatur secara rinci harga dan volumenya bersama PLN dan PT Pertamina.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menekankan, Komisi XI DPR RI perlu membahas lebih mendalam mengenai perkiraan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS itu untuk menentukan angka yang lebih kredibel untuk menentukan RAPBN 2019.

"Nilai tukar harus dibahas yang kemudian menentukan ada perubahan atau tidak (dalam RAPBN 2019), kurs domainnya adalah milik Bank Indonesia untuk menghitung konsekuensi belanja dan penerimaan negara," jelasnya.

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump (kontan)

Waspada Kebijakan AS

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved