Rupiah Melemah terhadap Dolar, Menkeu: Justru Negara Untung

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indarwati menyatakan kondisi APBN 2018 justru surplus saat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar

Rupiah Melemah terhadap Dolar, Menkeu: Justru Negara Untung
Youtube
Hari Terakhir Lapor SPT, Sri Mulyani Cek Kantor Pajak, Hasilnya Begini 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indarwati menyatakan kondisi APBN 2018 justru surplus saat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan beberapa waktu terakhir.

Hal itu disampaikannya dalam rapat pembahasan Rancangan APBN Tahun 2019 bersama Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (10/9).

"Sebenarnya tidak ada istilah untung rugi dalam mengelola APBN, tapi kenyataannya kondisi saat ini (karena dampak Rupiah melemah) membuat APBN 2018 positif Rp 1,6 triliun, di mana penerimaan lebih tinggi dari belanja," jawab Sri Mulyani saat menjawab pertanyaan pimpinan rapat dari Fraksi Golkar Melchias Markus Mekeng.

Sri Mulyani menjelaskan keuntungan yang dimaksudnya karena pelemahan Rupiah justru meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar 24,3 persen dari Januari hingga 31 Agustus 2018.

Padahal, PNBP hanya mengalami peningkatan 20,2 persen pada periode yang sama pada tahun lalu.

Ia juga mengatakan penerimaan dari pajak mengalami peningkatan di angka 16,5 persen dibandingkan pada tahu lau yang hanya 9,5 persen. "Secara keseluruhan penerimaan negara tumbuh 18,4 persen dari yang tahun lalu hanya sebesar 11 persen," tegasnya.

Pelemahan rupiah terhadap Dolar AS juga tidak mengganggu APBN. Bahkan, menurutnya sampai 31 Agustus 2018, 'primary balance' APBN masih surplus sebesar Rp 11,5 triliun.

"APBN kita masih cukup baik, termasuk belanja hingga akselerasinya, secara keseluruhan primary balance kita sampai 31 Agustus 2018 surplus Rp 11,5 triliun," ujarnya di hadapan pimpinan dan anggota Komisi XI DPR.

Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS menembus angka Rp 15 ribu pada medio pekan lalu. Namun, secara keseluruhan, Sri Mulyani menyebut rata-rata nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS sejak Januari hingga September 2018 adalah senilai Rp 13.977 per Dolar AS.

rupiah dan dollar AS
rupiah dan dollar AS (afp)

"Pada tanggal 7 September 2018 lalu adalah Rp 14.848 per Dolar AS, kalau dihitung sejak Januari berarti rata-rata Rp 13.977, rata-rata selama delapan bulan tujuh hari," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help