Mau Tidak SBY jadi Jubir Prabowo Sandiaga

Dua kader Partai Demokrat, yakni Ketua DPD PD Papua Lukas Enembe dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar,

Mau Tidak SBY jadi Jubir Prabowo Sandiaga
Internet
Prabowo dan SBY 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Dua kader Partai Demokrat, yakni Ketua DPD PD Papua Lukas Enembe dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dipastikan merapat ke kubu Jokowi-Kiai Maruf.

Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni kemudian mengungkap, hal  wajar jika kader Partai Demokrat merapat ke koalisi pemerintah.  "Pertama saya kira pilihan, itu pilihan yang wajar dilakukan oleh kader Partai Demokrat," ujar Raja, Senin (10/9).

Raja yakin, para kader Partai Demokrat yang merapat, karena melihat kinerja dari Presiden Joko Widodo. Apalagi, di kubu Prabowo-Sandiaga, Partai Demokrat tak banyak dilibatkan di posisi-posisi strategis. 

"Sekarang kan semua didominasi oleh Gerindra. Calon presiden dan wakil presiden, ketua pemenangan, sekretaris sana bendahara pemenangan katanya juga dari Gerindra. Terus apa peran Demokrat di sana. Dalam konteks ini saya bisa memahami, ini wajar," tutur Raja.

Kubu Jokowi-Ma'ruf mengapresiasi Ketua Umum Partai Demokrat yang mempersilakan kadernya untuk bergabung ke kubu Jokowi-Kiai Maruf.   "Kedua kami mengucapkan terima kasih kepada pak SBY yang membuka opsi itu. Tentu pemenangan Pilpres ini melibatkan sebanyaknya orang," tutur Raja.

Ia yakin, bergabungnya sejumlah kader Partai Demokrat akan menambah suara Jokowi pada Pemilihan Presiden 2019. Semisal, Deddy Mizwar yang didapuk sebagai juru bicara tim kampanye nasional koalisi Indonesia kerja.  "Pak Deddy Mizwar sudah masuk sebaga jubir," tutur Raja.

 Selain Deddy Mizwar, ada nama Lukas Enembe yang akan mengisi posisi dewan pembina atau penasehat. "Mungkin dia akan jadi dewan pembina atau penasehat. Pasti akan dicari tempat yang paling tepat dan pas," tutur Raja.

Di Bogor Jawa Barat,  bakal calon Wakil Presiden (cawapres)  Sandiaga Uno menolak bicara mengenai kesan politik dua kaki Demokrat di Pilpres 2019.

Sandiaga khawatir masyarakat malah dibuat bingung dengan banyaknya pernyataan.   "Saya tahu pasti banyak pertanyaan soal dua kaki. Tapi it's okay, saya nggak akan jawab, karena menurut saya akan menambah kebingungan di masyarakat," ujar Sandiaga.

Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani mengusulkan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi masuk Tim Kampanye Nasional Jokowi- Kiai Maruf Amin.

Jokowi dan TGB Zainul Majdi
Jokowi dan TGB Zainul Majdi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved