Ini Pendapat Psikolog Sulut Terkait Pembuangan Bayi

Orley Charity Sualang juga angkat pendapat terkait kasus pembuangan bayi yang sering terjadi di Sulawesi Utara (Sulut).

Ini Pendapat Psikolog Sulut Terkait Pembuangan Bayi
FACEBOOK
Orley Charity Sualang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Orley Charity Sualang juga angkat pendapat terkait kasus pembuangan bayi yang sering terjadi di Sulawesi Utara (Sulut).

Ketika dihubungi TribunManado.co.id, Selasa (11/09/2018), Orley yang merupakan pengelola PAUD Farley Christian Children Center ini mengatakan bahwa pembuangan bayi masih masuk dalam salah satu kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dia mengatakan, biasanya ibu yang melakukan pembuangan bayi juga identik dengan perasaan frustasi.

"Penyebabnya kurang lebih ada empat, yakni usia si ibu yang terlalu muda, sehingga tidak mampu mengambil keputusan dengan tepat. Ketidaksiapan menjadi orangtua adalah beban psikis yang dialami si ibu, sehingga ia bisa berpikir bahwa dengan membuang bayi maka beban psikisnya akan berkurang atau hilang," kata dia.

Faktor lainnya adalah si bayi lahir di luar pernikahan maupun hubungan gelap dan bisa juga hasil dari korban pemerkosaan.

"Sedangkan faktor ketiga yakni pria yang menghamili ibu ini tidak mau bertanggung jawab atas bayi tersebut atau tidak mau mengakui bayi itu adalah anaknya," ucapnya.

Untuk faktor keempat adalah ekonomi kemiskinan.

Di mana si ibu tidak mampu membiayai kebutuhan si bayi untuk membesarkannya. (Tribun Manado/Nielton Durado)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved