Giliran Sandiaga Menyambangi Rumah Keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid

Saya juga di kasih oleh-oleh tempe yang tidak tipis seperti kartu ATM," ujar Sandiaga.

Giliran Sandiaga Menyambangi Rumah Keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid
Alfian
Sandiaga Uno blusukan di Pasar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA- Setelah capres petahana Joko Widodo, giliran cawapres penantang Sandiaga Uno menyambangi rumah keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Ciganjur, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Entah ada pesan tertentu atau tidak, istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, memberikan oleh-oleh berupa tempe kepada Sandiaga saat kepulangannya. Padahal, sehari kemarin Sandiaga menjadi bahan perbincangan lantaran menyebut tempe sekarang sangat tipis seperti kartu debit atau ATM (Anjungan Tunai Mandiri) menyusul nilai tukar rupiah hingga tembus Rp 15 ribu per Dolar AS.

Saat kepulangannya, Sandiaga diberikan tempe mendoan oleh Sinta Nuriyah Wahid. Namun, ukuran tempe tersebut tidak setipis kartu ATM seperti dikatakan Sandiaga.

"Saya juga di kasih oleh-oleh tempe yang tidak tipis seperti kartu ATM," ujar Sandiaga. Sandiaga mengaku akan menjadikan tempe tersebut untuk bekalnya berbuaka puasa. "Karena kebetulan saya lagi saum (saum), sama-sama puasa, terus saya pas lagi kebetulan hari Senin ini puasa, dan nanti buat buka puasa," ungkapnya.

Setelah mendapat oleh-oleh tempe tersebut, Sandiaga mencium tangan Sinta Nuriyah Wahid yang duduk di kursi roda.

Sandiaga yang mengenakan kemeja biru diterima oleh Sinta Nuriyah Wahid, dan putri Gus Dur,
Yenny Wahid. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang maju menjadi bakal cawapres itu mendapatkan wejangan nasihat dari Sinta dalam pertemuan 90 menit itu.

"Saya berterima kasih sekali diberi kesempatan silaturahmi, sowan, istilahnya nyantri sama Ibu Sinta, mendengar wejangan-wejangan beliau sebagai bagian dari keluarga besar Gus Dur, generasi keempat dari KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, sekarang Gus Dur, Mbak Yenny dan teman-teman sebagai perekat bangsa, sebagai bapak dan ibu keberagaman kita, dan terus menjaga toleransi bangsa, itu yang dititipkan kepada kami," kata Sandi.

Sandiaga mengaku mendapat wejangan agar memperhatikan kaum marginal. Bakal cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto itu juga mengaku terinspirasi dengan Sinta yang masih aktif membela 'wong cilik'.

"Tentunya beberapa wejangan juga agar terus bisa memberdayakan masyarakat marginal. Ibu (Sinta) masih aktif sekali keliling. Kalau orang lain mungkin buka puasa, kalau ibu sahur, keliling Indonesia dengan masyarakat-masyarakat marginal. Ini jadi keteladanan Ibu dan patut jadi inspirasi," paparnya.

Sebelumnya, Sandiaga menyampaikan harga sejumlah bahan pokok, salah satunya tempe, terus meningkat. Menurut Sandiaga, karena harganya meningkat, ukuran tempe saat ini setipis kartu ATM.

Halaman
123
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help