Fakta Pendidikan di Sekolah-sekolah Israel, Sedikit Belajar Matematika dan Sains

Israel, sebuah negara di Timur Tengah yang berbatasan dengan Eropa ini memiliki sisitem pendidikan yang berbeda.

Fakta Pendidikan di Sekolah-sekolah Israel, Sedikit Belajar Matematika dan Sains
Timesofisrael.com
Milenial Yahudi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel, sebuah negara di Timur Tengah yang berbatasan dengan Eropa ini memiliki sisitem pendidikan yang berbeda.

Melansir dari Haaretz, sistem pendidikan di Israel mengedepankan lebih banyak studi tentang Yahudi.

Bahkan beberapa pelajaran penting seperti Bahasa Inggris, Matematika, hingga Sains memiliki jumlah minimum untuk diajarkan di sekolah Israel.

Baca: Bukan Palestina, Dulu Kaum Yahudi Hampir Pilih Argentina Sebagai Tanah Air, Ini Kisahnya

Sementara pendidikan Yahudi naik tajam hal itulah yang diungkapkan Menteri pendidikan Israel Naftali Bennett.

Hal itu dimaksudkan untuk memperkuat nilai-nilai Yahudi di sekolah-sekolah negeri, termasuk menambah uang yang dialokasikan untuk lembaga pendidikan Yahudi.

Baca: Negara Kecil di Pasifik Ini Sangat Penting Bagi israel

Angka-angka anggaran menunjukkan bahwa dibawah Bennett, kementerian telah meningkatkan jumlah jam yang dialokasikan untuk budaya Yahudi di sekolah dasar.

Sementara mengurangi jumlah jam yang mata pelajaran yang tidak penting di sekolah dasar.

Menteri <a href='http://manado.tribunnews.com/tag/pendidikan' title='pendidikan'>pendidikan</a> <a href='http://manado.tribunnews.com/tag/israel' title='Israel'>Israel</a> dan anak-anak sekolah
Hal itu yang diperlukan untuk mengalokasikan beberapa pelajaran seperti matematika, bahasa Inggris, ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Hal itu untuk tetap menekan jumlah jam yang dialokasikan untuk pelajaran Alkitab supaya tidak berubah.

Jumlah jam mata pelajaran Yahudi ditingkatkan menjadi 5 jam dalam seminggu dan diajarkan di sekolah dasar nonreleigius dalam satu minggu.

Baca: Daftar Peringkat Kekuatan Militer Dunia, Indonesia Masuk Top 15, Ungguli Israel dan Australia

Sedangkan untuk mata pelajaran Alkitab menda-pat jatah hingga 10 jam perminggu, secara total sekolah dasar umum diminta untuk mengajarkan 54 jam dalam seminggu untuk mapel lain.

Sedangkan Alkitab dan Yahudi total memperoleh 14 jam dalam satu minggu penuh. 

Hal ini merupakan salah satu upaya Israel untuk membenamkan budaya-budaya Yahudi pada anak-anak Israel sejak dini.

Baca: Roket Ini Jadi Andalan Militan Hamas Palestina yang Bikin Israel Pusing

Sedangkan upaya tersebut dituding sebagai doktrinasi terbuka di Israel, namun Naftalli Bannet membantahnya.

Dan menyatakan pendidikan lain juga penting, lebih dari itu penanaman nilai-nilai Yahudi juga perlu dikedepankan.

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help