Berkata 'Berikan Hatimu', Perempuan Ini Langsung Tusuk Dada Pacarnya dengan Pisau

Sepasang pria dan wanita di Zhejiang, China dikabarkan terlibat pertengkaran hingga mengakibatkan salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit.

Berkata 'Berikan Hatimu', Perempuan Ini Langsung Tusuk Dada Pacarnya dengan Pisau
China Times
Perempuan di China Tusuk Dada Pacarnya dengan Pisau 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Memberikan hati pada orang yang kita cintai" bisa dibilang sebagai frase yang romantis.

Namun secara harfiah, hal romantis itu justru mengerikan dan bahkan berbahaya.

Seperti yang dilansir dari worldofbuzz.com, sepasang pria dan wanita di Zhejiang, China dikabarkan terlibat pertengkaran hingga mengakibatkan salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit.

Pertengkaran tersebut sempat berujung pada putus cinta di antara keduanya.

Baca: 5 Fakta Unik Desa Adat Bodomaroto yang Terbakar di Sumba Barat

Si wanita yang bernama Lau, berkata pada pacarnya, "Jika kau ingin aku kembali, kau harus memberikan hatimu padaku."

Si pria pun langsung setuju mendengar permintaan Lau, karena baginya hal itu bisa-bisa saja.

Namun, saat keduanya bertemu, tanpa ragu Lau mengeluarkan pisau dari tasnya dan langsung menusuk dada pacarnya.

Baca: Link LIVE STREAMING Japan Open 2018, Jonatan Christie Bakal Main Pukul 15.00 WIB

China Times
China Times 

Dilaporkan China Times, pria tersebut langsung terluka parah karena pisau itu mengenai paru-parunya.

Beruntung, ia dengan cepat dilarikan ke rumah sakit dan bisa diselamatkan.

Polisi kemudian menahan Lau untuk diinvestigasi.

Saat diperiksa polisi, Lau berkata bahwa hubungannya dengan sang pacar sedang naik turun.

Lau berkata pacarnya tidak pernah memperdulikan perasaannya dan bahkan pernah memukulnya beberapa kali.

China Times
China Times 

Jadi saat si pacar setuju untuk memberikan hatinya, Lau menganggap itu sebagai kesempatan dan kemudian menusuk dada si pacar untuk benar-benar mengambil hatinya.

Hingga saat ini, kondisi pacar Lau dinyatakan cukup stabil.

(TribunTravel.com, Tiara Shelavie)

Editor: Siti Nurjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help