Bawaslu Minsel: Ada Indikasi Hukum Tua Tidak Netral

Bawaslu Minahasa Selatan mengindikasi ada sejumlah oknum hukum tua yang tak netral jelang pilcakeg 2019.

Bawaslu Minsel: Ada Indikasi Hukum Tua Tidak Netral
IST
Franny Sengkey (kanan) bersama Anggota Komisioner Bawaslu RI 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Bawaslu Minahasa Selatan mengindikasi ada sejumlah oknum hukum tua yang tak netral jelang pilcakeg 2019.

Para hukum tua ini diduga mendukung calon legislatif dari partai politik tertentu.

Oleh karena itu Bawaslu Minsel siap memanggil hukum tua tersebut untuk mengklarifikasi temuan lembaga pemilu ini saat turun ke lapangan.

"Ada surat yang akan kami kirimkan ke meraka masing-masing," ucap Franny Sengkey, Divisi Pengawasan Bawaslu Minsel.

Ia mengatakan, jika terbukti maka ada tuntutan dalam pidana pemilu. Lanjut Sengkey, hukum tua harus bersikap independen atau netral dalam kegiatan-kegiatan politik.

"Saya belum akan menyebutkan hukum tua mana saja. Kami punya prosedur sesuai dengan undang-undang yang berlaku," tambah dia.

Sementar itu Ketua Bawaslu Minsel, Eva Keintjem membenarkan hal tersebut.

"Indikasinya sudah ada tinggal kami memanggil mereka," ucap dia.

Keintjem juga berharap agar masyarakat berpartisipasi dalam mengawal pemilu yang jujur dan berintegritas.

"Jika ada hukum tua yang berpolitik silakan laporkan ke kami desertai bukti," pungkas dia.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help