Sat Pol PP Minsel Tembus 'Negeri di Atas Awan', Ini Tipsnya bagi Para Pendaki

Lokasi yang berada di Desa Popopo, Kecamatan Ranoyapo, Minahasa Selatan (Minsel) ini menawarkan eksotisme alam yang tiada duanya di Sulawesi Utara.

Sat Pol PP Minsel Tembus 'Negeri di Atas Awan', Ini Tipsnya bagi Para Pendaki
ISTIMEWA
Henri Palit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - 'Negeri di atas awan' makin banyak digandrungi para wisatawan lokal.

Lokasi yang berada di Desa Popopo, Kecamatan Ranoyapo, Minahasa Selatan (Minsel) ini menawarkan eksotisme alam yang tiada duanya di Sulawesi Utara.

Penasaran dengan keindahan alamnya, tim dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Minsel akhirnya melangkahkan kakinya ke Puncak Gunung Payung.

50 anggota yang langsung dikomandai Kasat Pol PP Henri Palit dan Sekretaris Ferry Lengkong tiba pagi hari, setelah dini hari melakukan pendakian.

"Alamnya indah sekali. Ini karunia bagi Kabupaten Minsel," ucap dia, Senin (10/09/2018).

Ia pun tak lupa memberikan saran bagi para pelancong yang mengutip tips dari Hukum Tua Desa Poopo Barat Altin Sualang.

Beikut tipsnya:

#Sekilasinfo dari Hukum Tua Altin Sualang,STTP
Yang berminat untuk berkunjung. Negeri di Atas Awan berlokasi di Desa Poopo Kec. Ranoyapo, Kab. Minahasa Selatan.
.
JARAK TEMPUH dari Manado ke Desa Poopo kira-kira 2 jam 20 menit (arah ke Modoinding). Dari perkampungan Desa Poopo, pengunjung dapat menggunakan mobil / motor sampai lokasi “Timbunan” (kurang lebih 30 menit). Selanjutnya pengunjung harus berjalan kaki melewati sungai dan perkebunan penduduk sampai di Perkebunan Coklat kira-kira 15 menit. Dari Kebun Coklat, pengunjung akan mulai pendakian dengan kemiringan kira-kira 70 derajat. Untuk sampai di puncak dapat ditempuh dengan waktu 30 menit bagi yang terbiasa dengan kegiatan pendakian, namun sebagian orang memerlukan waktu lebih dari 2 jam untuk bisa sampai ke puncak.
.
YANG PERLU DIPERHATIKAN bagi pengunjung Negeri di Atas Awan adalah,
PERTAMA ; jangan lupa membawa air minum dan makanan seperlunya, karena tidak ada penjual yang berjualan.
KEDUA; siapkan pakaian ganti karena baju yang dipakai akan basah dengan keringat.
KETIGA; gunakan sepatu yang paling nyaman dan ringan.
KEEMPAT; sebaiknya membawa matras atau alas untuk digunakan beristirahat saat tiba di puncak,
KELIMA: pastikan kamera ataupun handphone tidak kehabisan baterai karena tidak ada colokan listrik di puncak.
KEENAM: bagi yang tidak terbiasa berolahraga, disarankan untuk mempersiapkan diri minimal 2 hari sebelum dengan melakukan, jogging-joging ringan atau lari siang / sore sebelum melakukan pendakian,
KETUJUH ; belum ada sarana penunjang seperti toilet dsb, karena lokasi masih sangat alami.
KEDELAPAN ; jangan lupa bawa senter,
KESEMBILAN ; JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN
.
WAKTU YANG PALING PAS. Untuk memulai pendakian disarankan dimulai sebelum jam 22.00, supaya pengunjung bisa beristirahat di puncak, karena untuk sampai ke puncak memang cukup menguras energi. Biasanya pada hari libur jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang. Bagi yang punya waktu luang, disarankan untuk naik pada hari-hari kerja. Pengunjung dapat menikmati hamparan awan yang indah mulai pada pukul 05.00 sampai dengan pukul 07.00 (bervariasi tergantung cuaca waktu itu)
Untuk informasi lebih detail, telah disediakan POSKO GUNUNG PAYUNG di Desa Poopo, Kec. Ranoyapo. Sampai saat ini destinasi ini tidak dipungut biaya, hanya yang punya kerelaan saja, dapat berpartisipasi seikhlasnya.
Semoga bermanfaat (emoticon)

#marijokaMinsel

(Tribun Manado/Andrew Alexander Pattymahu)

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help