Sama-sama Pakai Bulan Sebagai Dasar Perhitungan, Inilah Perbedaan Tahun Baru Islam dan Imlek

Bila Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah jatuh pada Selasa (11/9/2018), Tahun Baru Imlek tahun 2018 sudah terlewati pada Jumat

Sama-sama Pakai Bulan Sebagai Dasar Perhitungan, Inilah Perbedaan Tahun Baru Islam dan Imlek
wolmer.lt
Ilustrasi fase penampakan bulan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah jatuh pada Selasa (11/9/2018) besok hari.

Berbagai persiapan telah dilakukan umat Islam untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam.

Bila Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah jatuh pada Selasa (11/9/2018), Tahun Baru Imlek tahun 2018 sudah terlewati pada Jumat, 16 Februari 2018.

Sementara pada 2019, Tahun Baru Imlek jatuh pada Selasa, 5 Februari 2019.

Uniknya, sistem penanggalan Tionghoa dan Islam sama-sama menggunakan bulan sebagai dasar perhitungannya.

Namun, tahun baru kedua sistem penanggalan itu ternyata jatuh pada waktu yang jauh berbeda.

Beberapa mungkin sekadar menjawab, itu terjadi karena perbedaan titik tolak antara dua sistem penanggalan tersebut.

Titik tolak penanggalan Tionghoa adalah milenium 3 sebelum Masehi (SM), masa Kaisar Huang Di, antara tahun 2698 SM dan 2599 SM.

Sementara itu, titik tolak penanggalan Islam adalah hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Namun, sebenarnya, penyebab perbedaan waktu jatuhnya tahun baru Tionghoa dan Islam lebih dari itu.

Coba cermati.

Halaman
1234
Editor: Valdy Suak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved