Salurkan Bantuan Anak Asuh, Tatong Harap Dapat Digunakan Dengan Baik

Pemerintah Kota Kotamobagu menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa anak asuh tahun 2018.

Salurkan Bantuan Anak Asuh, Tatong Harap Dapat Digunakan Dengan Baik
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa anak asuh tahun 2018 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (10/09/2018) pukul 10.00 Wita, 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (10/09/2018) pukul 10.00 Wita, menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa anak asuh tahun 2018.

Dalam laporannya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Inontat Makalalag mengatakan bahwa Jumlah penerima Beasiswa Program Anak Asuh tahun 2018 yakni ada 6.732 orang dengan total anggaran Rp 10.543.600.000.

"Dengan rincian per kecamatan yakni Kotamobagu Barat 1759 orang dengan dana Rp 2.673.450.000, Kotamobagu Utara 1156 orang dengan dana Rp 2.029.050.000, Kotamobagu Timur 1765 orang dengan dana Rp 2.746.350.000, dan Kotamobagu Selatan 2052 orang dengan dana Rp 3.094.750.000," ujar kepala BPKD.

Rincian penerima berdasarkan jenjang pendidikan yaitu, siswa SD sebanyak 2595 orang dengan anggaran Rp 2.595.000.000,
SMP sebanyak 1844 dengan anggaran Rp 2.766.000.000, SMA sebanyak 1559 orang dengan anggaran Rp 2.650.300.000, dan
S1 sebanyak 734 orang dengan anggaran Rp 2.532.300.000.

"Untuk SD setiap orang menerima Rp 1 juta, SMP Rp 1.5 juta per orang, SMA Rp 1.7 juta, dan Mahasiswa Rp 3.450.000," ujar Inontat Makalalag.

Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan satu kebanggaan.

"Bagi pemerintah kota Kotamobagu, khususnya saya pribadi bisa bertemu dengan penerima beasiswa program anak asuh. Program ini sangat penting," ujar Tatong.

Pertemuan yang kembali terjadi ini, kata Tatong adalah hal yang baik.

Bahwa pemerintah dan penerima masih menunggu dan berharap agar anggaran ini terus menerus mengalir.

"Inilah komitmen pemerintah. Kehadiran penerima anak asuh ini menjadi energi bagi kami pemerintah," ujar Tatong.

Program beasiswa Anak Asuh Ini
sudah sejak tahun 2017 dengan anggaran Rp 7 Milliar.

"Tahun ini anggaran ini naik menjadi Rp 10 Milliar. Anggaran memang ada, namun kalau kita tidak tahu menata maka tidak akan mungkin," ujar Tatong.

Wali kota kemudian berharap uang yang merupakan uang negara ini dapat dimanfaatka dengan baik.

"Amanah ini harus digunakan sesuai dengan tujuan program ini jangan digunakan untuk membayar arisan, jangan digunakan untuk membayar untuk kredit. Karena tujuan awal program ini adalah untuk membantu kebutuhan anak sekolah," ujar Tatong. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved