Menkeu Hitung Lagi Asumsi Rupiah, Tekanan Rupiah Bisa Berlanjut Hingga 2019

Tekanan rupiah ini akan mempengaruhi pula asumsi kurs rupiah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)

Menkeu Hitung Lagi Asumsi Rupiah, Tekanan Rupiah Bisa Berlanjut Hingga 2019
thikstockphotos
ilustrasi rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut hingga tahun depan. Ini tak terlepas dari pengaruh normalisasi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), perang dagang AS dengan mitra dagangnya, serta aliran modal asing di negara berkembang yang menurun.

Tekanan rupiah ini akan mempengaruhi pula asumsi kurs rupiah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 yang dipatok di level Rp 14.400 per dollar AS. Asumsi kurs rupiah ini perlu dihitung lagi.

"Kondisi global dari sisi perdagangan maupun normalisasi kebijakan moneter AS masih menyebabkan capital outflow di negara-negara emerging market. Ada pula sentimen negatif dari trade war, capital inflow menurun. Indonesia tak terkecuali mengalami dampaknya," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/9).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemkeu), nilai tukar rupiah pada 7 September 2018 mencapai Rp 14.884 per dolar AS. Angka ini telah melebihi target kurs rupiah dalam APBN 2018 yang sebesar Rp 13.400 per dolar AS.

"Dalam hal kurs, itu domain Bank Indonesia (BI), namun kita semua perlu menghitung konsekuensi postur ke APBN, baik dari sisi penerimaan maupun belanja negara," jelasnya.

Editor: Valdy Suak
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help