Massa Habisi Pembunuh di Bolmut: Terjadi usai Menusuk Warga hingga Tewas

Desa Kuhanga, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara heboh. Arpan Talaba (25), warga setempat, tewas

Massa Habisi Pembunuh di Bolmut: Terjadi usai Menusuk Warga hingga Tewas
Istimewa
Tentara coba menenangkan Massa yang mencari Pelaku Pembunuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO – Desa Kuhanga, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara heboh. Arpan Talaba (25), warga setempat, tewas ditikam oleh Junior Malintoi (40) asal Desa Biontong Satu, Kecamatan Bolangitang Timur-Bolmut, Minggu (9/9/2018).

Kasus pembunuhan itu terjadi di perempatan antara Desa Mome dan Desa Kuhanga. Junior, menikam korban sesama petani, Arpan. Korban sempat dilarikan ke RS Bintauna, namun nyawanya tidak sempat tertolong.

Danramil Bintauna Kapten Inf Edy Sakli menjelaskan, pada pukul 09.00 Wita, terjadi perkelahian antara pelaku dan korban sehingga berujung ke penikaman. Saat itu, Junior menusuk leher sebelah kiri Arpan pakai benda tajam.

Kejadian sempat dilihat masyarakat. Karena takut, Junior langsung lari ke sawah dan dikejar oleh massa. Lanjut Danramil, selang beberapa jam, pelaku lari ke rumah Serka Iskandar Mardani (Batuud Ramil 15/ Bintauna) dengan cara mendobrak pintu bagian dapur kemudian bersembunyi di bumbungan (kerangka) rumah.

Saat itu, Ibu Sumarni Papatayan, istri Serka Iskandar, melihat kerumunan massa di seputaran rumah. Mereka mencari pelaku penikaman. Sumarni kaget dan langsung pingsan. Kemudian oleh keluarga yang kebetulan berada di samping rumahnya memberikan pertolongan dengan cara dibawa ke Rumah Sakit Bintauna.

Setelah itu, anggota Polsek bersama Babinsa mendatangi rumah Serka Iskandar. Petugas meminta pelaku segera turun dari tempat persembunyian.

Selang beberapa jam massa mengetahui pelaku berada di rumah Iskandar untuk meminta pertolongan atau perlindungan. Massa kurang lebih 400 orang secara membrutal memaksa masuk ke rumah Iskandar.

Mereka melakukan pemukulan menggunakan pot di dalam rumah serta batu yang dihantamkan ke kepala dan wajah pelaku. Akibatnya kepala pelaku pecah dan wajah memar.

Pukul 10.00, massa semakin banyak. Mereka berusaha masuk ke dalam rumah, namun dihalangi aparat Polsek Bintauna, Polsek Sangkub dan anggota Babinsa sehingga massa tetap menunggu di luar.

Kemudian Kapolsek Bintauna, Kapolsek Sangkub dan Danramil 15/Bintauna berkoordinasi dengan Polsek Bolangitan dan Polsek Kaidipang untuk meminta bantuan personel.

Danramil menambahkan, pukul 12.23, pelaku berhasil dikelurakan dari rumah dengan penjagaan ketat dari aparat. Massa begitu membrutal dan banyak. Petugas kewalahan untuk menghalau atau mencegah masyarakat.
Akhirnya massa melakukan pemukulan terhadap pelaku. Ada yang memukul dengan batu di bagian kepala. Pelaku sudah pingsan dan tidak berdaya. Aparat dengan cepat memasukkan pelaku ke dalam mobil patroli polsek untuk diamankan dan dievakuasi ke Puskesmas Sangkub.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help