Kenali Pemicu 'Heartburn' dan Cara Mencegahnya

Meski mungkin pernah mengalaminya, tapi sebagian orang masih belum mengetahui penyebab rasa perih dan terbakar di dada atau heartburn.

Kenali Pemicu 'Heartburn' dan Cara Mencegahnya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski mungkin pernah mengalaminya, tapi sebagian orang masih belum mengetahui penyebab rasa perih dan terbakar di dada atau heartburn.

Rasa sakit ini terasa langsung di belakang tulang dada, dan juga bisa naik ke tenggorakan serta menghasilkan rasa asam atau pahit di mulut.

Pada umumnya heartburn makin memburuk setelah makan, ketika berbaring atau di malam hari.

Walau tidak mematikan, tapi tetap saja sangat mengganggu dan membuat kita merasa tak nyaman.

Rasa panas dan perih di dada saat heartburn kambuh sebenarnya merupakan hasil dari refluk asam lambung.

Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini merupakan fenomena di mana isi perut dipaksa kembali ke esofagus, pipa tempat makanan bergerak ke perut.

Sementara itu, isi perut bersifat sangat asam. Inilah yang menyebabkan sensasi terbakar. Sensasi seperti ini juga bisa dirasakan di bagian belakang tenggorokan.

Baca: Benarkah Wanita Lebih Jorok Soal Urusan Kasur?

Refluk asam yang sering terjadi lebih dari dua kali seminggu disebut gastrooesophageal reflux diseases. Kondisi ini biasanya lebih serius.

Ada banyak penyebab heartburn, misalnya karena makanan, minuman dan pilihan gaya hidup.

Minuman seperti kopi, alkohol, coklat dan makanan berlemak atau pedas adalah pemicu heartburn.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved