Kehilangan Belalainya, Bisakah Anak Gajah Ini Bertahan Hidup?

Menurut George Wittemyer, seorang ahli gajah di Colorado State University, belalai juga sering digunakan untuk interaksi sosial.

Kehilangan Belalainya, Bisakah Anak Gajah Ini Bertahan Hidup?
YouTube/Daily Mail
Seekor anak gajah pingsan di tengah sebuah jalan raya yang melintasi Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan, yang kemudian menimbulkan kemacetan karena sekelompok gajah dewasa datang untuk membantu anak gajah itu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pernahkah Anda membayangkan bagaimana hidup seekor gajah tanpa belalai?

Sebelum menjawab itu, mungkin Anda perlu tahu bahwa belalai digunakan gajah untuk makan, minum, hingga bersosialisasi.

Pertanyaan di atas bukan sekedar hipotesis, melainkan kejadian di dunia nyata yang dialami seekor anak gajah di Taman Nasional Kruger Afrika Selatan.

Hal ini terlihat dalam video yang dipublikasikan oleh National Geographic hari Jumat (07/08/2018). Video tersebut menunjukkan seekor anak gajah yang berbelalai sangat pendek.

Masih belum diketahui bagaimana belalai gajah tersebut bisa terpotong.

Namun, untuk diketahui belalai gajah berfungsi untuk bernapas, mandi, mengangkut air ke mulut, dan menggenggam benda-benda yang akan dimakannya. Dengan kata lain, belalai menjadi salah satu bagian tubuh terpenting bagi hewan besar ini.

Menurut George Wittemyer, seorang ahli gajah di Colorado State University, belalai juga sering digunakan untuk interaksi sosial.

Dengan semua fungsi tersebut, Wittemyer mengatakan bahwa mungkin sulit untuk anak gajah itu tumbuh hingga dewasa.

Pendapat berbeda justru diungkapkan oleh Joyce Poole, co-founder organisasi yang mempelajari dan mengadvokasi hewan ElephantVoices.

"Sepertinya luka itu sudah sembuh," kata Poole.

Halaman
123
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved