Hari Ini Konser Musik Tradisional Yubileum

Hari ini, Senin (10/9/2018) di Ampiteater Emmanuel Catholic Youth Center Lotta ada Konser Musik Tradisional.

Hari Ini Konser Musik Tradisional Yubileum
IST

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hari ini, Senin (10/9/2018) di Ampiteater Emmanuel Catholic Youth Center Lotta  ada Konser Musik Tradisional dalam rangka Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado.  Akan ada pertunjukkan hasil-hasil budaya bahkan inkulturatif dari semua Kevikepan di Keuskupan Manado.

Kevikepan Tonsea misalnya akan menampilkan Tari Tumatenden. Kevikepan Tomohon akan menampilkan Tari Jajar. Juga Kevikepan lain akan menampilkan tari menurut budaya mereka masing-masing. Semua akan ditampilkan spektakuler.

Konser Musik Klasik, Minggu (9/9/2018) kemarin berlangsung spektakuler. Manado Catholic Orchestra (MCO) dan Manado Catholic Choir (MCC) berkolaborasi membawakan beberapa lagu dalam oratorio "Messiah".

Dua lagu pertama yang ditampilkan dalam scene Christ's Passion adalah Behold the lamb of God dan He was despised.

Dua lagu yang berikutnya dalam Scene Christ death and resurrection adalah He was cut off dan But Thou did not leave his soul in hell.

Scene tiga Christ's ascension dengan lagu Lift up your heaf sedangkan scene 4 Chris reception in heaven menampilkan Unto which the angel. Scene 5 beggining of the gospel hanya menghadirkan how beautiful are the feet.

Scene 6 sampai 9 menampilkan masing-masing satu lagu. Scene 6 the world's rejection menampilkan Why do the nation. Scene 7 God's ultimate victory menampilkan Halleluyah. Scene 8 the promise of eternal life I know that my redeemer liveth. Scene 9 the day of judgement menampilkan the trumpet shall sound.

Terakhir, scene 11 the acclamation of Messiah menampilkan dua lagu. Itu adalah Worthy is the lamb of God dan Amen.

Ketua panitia Yubileum Pastor Dammy Pongoh mengatakan tanggal 3 September ada peringatan wajib Santo Gegorius Agung. Gregorius yang mengembangkan musik liturgi bahkan jenis lagunya disebut Gregorian.

"Ini kekhasan kita dari masa lalu. Ini mengidentifikasikan kelompok. Bahkan jika mendengar musik klasik bahkan profan sekalipun, orang selalu mengidentifikasikan dengan Katolik," katanya.

Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengatakan konser dimulai dengan lagu "Behold the lamb of God (lihat Anak Domba Allah). Tokoh ini yang menjadi inspirasi Daniel Mandagi, Pastor Van De Vries dan tokoh lain untuk menumbuhkembangkan kembali Kekatolikkan di wilayah Keuskupan Manado 

"Dalam sejarah umat manusia Tuhan membimbing supaya kira mengalami kasih-Nya. Kita mengalaminya dengan perayaan puncak 14 september ini," katanya.

Ia mengatakan Yesus menyelamatkan tidak gampang. Ia difitnah, dicemooh bahkan mati di salib tapi akhirnya bangkit.

"Karena itu ada Alleluya sampai Worthy. Sungguh layak Anak Domba Allah ini dan karena betapa mulia nama-Nya di seluruh bumi," ujarnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved