Demokrat Sulut Dukung Jokowi, Ini Tanggapan Pengamat Politik Marthen Kimbal dan Taufik Tumbelaka

Menurut Marthen Kimbal ini terjadi karena kelemahan di aspek politik, sehingga sejumlah kader Demokrat memilih Jokowi-Amin

Demokrat Sulut Dukung Jokowi, Ini Tanggapan Pengamat Politik Marthen Kimbal dan Taufik Tumbelaka
dok tribun dan istimewa
Taufik Tumbelaka dan Marthen Kimbal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sikap sejumlah kepala daerah dan kader Partai Demokrat di Papua, Jawa Barat dan Kalimantan mendukung Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, bakal merambat hingga ke Sulawesi Utara.

Sikap itu membuat partai berlambang bintang Mercy ini disebut bermain dua kaki pada pelaksanaan Pilpres 2019 mendatang.

Menurut pengamat pemerintahan Marthen Kimbal ini terjadi karena kelemahan di aspek politik, sehingga sejumlah kader Demokrat memilih Jokowi-Amin. Padahal Demokrat dengan bulat dan lantang mendukung Prabowo-Sandi

Baca: Demokrat Sulut Dukung Jokowi Maaruf, Olly : Terima Kasih, Kerja Kita Lebih Ringan

"Ya inilah politik, untuk kepentingan, cari keuntungan dan kekuasaan. Dan strategi seperti ini tidak kuat untuk Partai Demokrat Sulut yang mau ikut mendukung Jokowi, padahal strategi Prabowo-Sandi juga sangat kuat," terang Kimbal.

Menurut Kimbal dalam berpolitik harus tegas jika diperhadapkan pada pilihan, harus tegas memilih A, B atau C bukan berkaki dua.

Baca: Pilih Jokowi-Ma’ruf Amin, Demokrat Sulut Incar Pengaruh Elektoral Jokowi untuk Pileg 2019

"Dalam politik ada dua hal, pertama hati dan konsisten, akhirnya muncul muncul pemikiran terserah mau pilih A atau B," kata dia.

Sikap dua kaki Partai Demokrat yang dukung Jokowi-Amin di Pilpres 2019 jika diikuti oleh Partai Demokrat Sulut tidak akan menguntungkan partai yang diketuai GS Vicky Lumentut. Pendapat Kimbal sangat beralasan karena sudah ada partai yang duluan berdampingan dengan Jokowi-Amin.

"Tidak ada gunanya metode seperti itu, kalau menang di Pemilu 2019 Demokrat harus berjuang banyak," tambahnya.

Baca: Menyusul Papua, Demokrat Sulut Siap Menangkan Jokowi-Maruf Amin, Lumentut: Keputusan 15 DPC

Taufik Tumbelaka pengamat politik lainnya, menilai tidak bulat utuhnya dukungan partai Demokrat dalam Pilpres 2019 sudah diprediksi.

Karena terkait proses yang lalu, dimana terjadi kecelakaan politik saat pasangan Prabowo Subianto saat ini Sandiaga Uno dianggap bukan prioritas pertama (P-1), melainkan lebih ke pilihan alternatif di mana dalam prosesnya menimbulkan kekecewaan pada sebagian kader yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved