Pembunuhan di Kuhanga

Cerita Dibalik Pembunuhan di Bolmut, Serka Iskandar Berusaha Lindungi Pelaku dari Amukan Massa

Kasus perkelahian sampai pada pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di sebuah bengkel di Desa Kuhanga.

Cerita Dibalik Pembunuhan di Bolmut, Serka Iskandar Berusaha Lindungi Pelaku dari Amukan Massa
Istimewa
Tentara coba menenangkan Massa yang mencari Pelaku Pembunuhan 

Selanjutnya, Babinsa pergi ke puskesmas Bintauna dimana Arpan dibawah untuk dilakukan pertolongan pertama karena sudah banyak keluar darah.

Tiba-tiba, teman Babinsa menghubungi dan memberitahu bahwa pelaku Yunior berada di rumah Serka Iskandar.

Serka Iskandar langsung menuju rumahnya dan kaget sudah ada ratusan massa mengelilingi rumahnya. Selain itu, beberapa petugas kepolisian dan TNI juga sudah berada dirumahnya.

Ternyata pelaku tidak berhasil lari ke Desa Mome dan mendobrak rumah Babinsa Serka Iskandar untuk bersembunyi. Saat pelaku masuk, rumah dalam keadaan kosong karena istri Babinsa sedang pergi melihat korban Arpan.

Baca: Korban dan Tersangka Sempat Berkelahi di Bengkel, Ini Kronologi Pembunuhan di Kuhanga Bolmut

Sementara pelaku sudah sempat dihakimi massa di dalam rumah Babinsa.

Serka Iskandar juga tidak mengetahui pasti apakah pelaku tahu bahwa rumah itu adalah milik Babinsa.

Melihat keadaan semakin panas, Babinsa melaporkan kepada Danramil Bintauna untuk menambah personil begitu juga dengan Polsek Bintauna meminta tambahan personil untuk mengamankan pelaku.

Sementara diluar rumah, ratusan massa berteriak-teriak untuk meminta petugas mengeluarkan pelaku dari rumah.

"Saya bersama anggota Koramil dan Polsek ingin melindungi pelaku, namun tak berimbang dengan jumlah massa yang semakin panas dan banyak," ujarnya.

Untuk jumlah personil TNI dan Kepolisian hanya sekitar 30 orang, sementara massa semakin banyak dan tidak akan mampu diredam petugas.

Baca: Inilah Kronologis Pembunuhan Kuhanga, Usai Menikam Yonior Bersembunyi, Namun Diserbu Ratusan Warga

Halaman
1234
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved